Breaking News:

Dinilai Sukses dalam Mengenalkan Falakiyah, Observatorium Hilal Aceh Jadi Contoh Nasional

Tempat tersebut juga sering menjadi pusat kegiatan yang terbuka untuk umum, seperti pengamatan gerhana bersama masyarakat.

Petugas Falakiyah Kantor Kementerian Agama Aceh bersama warga memantau proses terjadinya gerhana bulan total di halaman kantor tersebut, Sabtu (28/7/2018) dinihari. Hingga pukul 4.30 Wib, gerhana bulan total di kawasan Banda Aceh tak terlihat akibat tertutup awan. SERAMBI/M ANSHAR 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kementerian Agama (Kemenag) RI menilai Pusat Observatorium Hilal Tgk Chik Kuta Karang Lhoknga, Aceh dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Pasalnya, selama ini tempat itu bukan hanya dimanfaatkan untuk observasi semata, tapi juga untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran Falakiyah.

Baca: Polri Tegaskan Tak Ada Operasi Militer di Papua, Hanya Tumpas KKB di Bawah Pimpinan Egianus Kogoya

Baca: Lancarkan Unjuk Rasa, Puluhan Mahasiswa Minta Pemerintah Usut Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Hal itu disampaikan Kepala Subdit Hisab Rukyat Kementerian Agama RI, Nurkhazin dalam forum rapat evaluasi Bidang Urusan Agama Islam dan Binsyar Kemenag RI 2018 di Bogor, Kamis (6/12/2018).

Dalam siaran pers yang dikirim Kanwil Kemenag Aceh kepada Serambi, Nurkhazin menyampaikan, bahwa selama ini Observatorium Hilal Aceh dijadikan sebagai untuk belajar falakiyah bagi perguruan tinggi, santri dayah, siswa dan masyarakat umum.

Selain itu, di tempat tersebut juga sering diselenggarakan kegiatan yang terbuka untuk umum, seperti pengamatan gerhana bersama masyarakat.

"Kemenag Aceh telah menjadikan pusat Observatorium Hilal Tgk Chik Kuta Karang tidak hanya untuk untuk rutinitas observasi bulan saja. Tapi mereka melakukan inovasi, dikembangkan untuk kepentingan pendidikan mulai dari mahasiswa sampai murid TK dan masyarakat umum," ujar Nurkhazin.

Baca: Foto Bareng Wartawan, Jokowi Sebut Kedekatannya dengan Media, Rocky Gerung: Jurnalis Bukan Boneka

Baca: Polisi Tembak Napi Kabur Saat Ditemukan di Meulaboh

Selain observasi hilal, Kemenag Aceh juga melaksanakan Program Astronomi Road to School ke madrasah/sekolah, pengukuran arah kiblat, layanan konsultasi dan mengikuti berbagai pameran.

Sehingga provinsi lain supaya dapat meniru terobosan yang sudah dilakukan oleh Aceh, sebagai upaya untuk pengembangan hisab rukyat.

Sementara Kakanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh mengatakan, selama ini pusat Observatorium Hilal Lhoknga sangat terbuka untuk masyarakat umum.

Bahkan, sebelum pengamatan hilal awal Ramadhan dan Syawal, pihaknya menggelar kegiatan pembelajaran yang diisi oleh Pakar Falakiyah Aceh.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved