Transportasi Abdya-Gayo Lues Lumpuh Total, Tanah Longsor dan Batu Gunung Timbun Badan Jalan di KM 22

Tanah longsor, batang kayu, dan bongkahan batu gunung menimbun badan jalan di lokasi KM 22 menyebabkan lintas Abdya-Galus lumpuh total.

Transportasi Abdya-Gayo Lues Lumpuh Total, Tanah Longsor dan Batu Gunung Timbun Badan Jalan di KM 22
FOTO/IST
Warga Tongra Kecamatan Terangun, Kabupaten Galus bersama sejumlah personel Polsek Terangun bergotong royong membersihkan bongkahan batu dan material longsor lainnya yang sempat menutupi lintasan Galus-Abdya di kawasan Bur Nipis, kini lintasan itu sudah mulai normal, Sabtu (12/8/2017). 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE- Arus transportasi darat dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menuju Kabupaten Gayo Lues (Galus) dan sebaliknya, dilaporkan lumpuh total.

Lintas tengah antarkabupaten tersebut putus setelah tanah longsor, batang-batang kayu, dan bongkahan batu gunung menimbun badan jalan di lokasi KM 22 atau setelah jembatan Pucok Krueng Sapi, sejak Minggu (9/12/2018) malam.

Tebing gunung longsor akibat tingginya curah hujan selama beberapa hari belakangan.

Mendapat informasi tersebut, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) dan aparat kepolisian segera bertolak ke lokasi.

“Tak kurang empat mobil angkutan ukuran kecil dan 20 unit sepeda motor (sepmor) dari arah Terangun, Galus terjebak di lokasi longsor,” kata Kepala BPBK Abdya, Amiruddin kepada Serambinews.com ketika menuju titik lokasi longsor, Senin (10/12/2018) siang.

Polisi Perkirakan Banyak Napi Kabur ke Luar Aceh, Hampir 80 Persen Terkait Kasus Narkoba

Fadli Zon : Jalan Hancur dan Berlumpur Menuju Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia di Aceh Utara

Massa Gelar Aksi Teatrikal Shalat Jenazah Pakai Maneken Bergambar Wajah Plt Gubernur Aceh

Peristiwa longsor yang terjadi Minggu malam akibat tingginya curah hujan selama tiga hari belakangan, termasuk hujan lebat yang mengguyur lokasi, Minggu malam.

“Tanah tebing gunung mengalami longsor dan menyeret batang kayu, termasuk bongkahan batu gunung kemudian menutup badan jalan," katanya.

Badan jalan yang tertimbun material longsor sepanjang belasan meter sehingga tidak banyak kendaraan dari arah Terangun, Kabupaten Galus terjebak di lokasi sampai Senin siang.

Ribuan E-KTP Tercecer di Area Sawah Pondok Kopi, Polisi Periksa Warga hingga Staf Dukcapil

Polri Tegaskan Tak Ada Operasi Militer di Papua, Hanya Tumpas KKB di Bawah Pimpinan Egianus Kogoya

Pemuda Langsa Ditemukan tak Bernyawa di Tanggul TPI Lampulo, Banyak Darah Keluar dari Kepalanya

Amiruddin mengatakan pihaknya sedang mengupayakan alat berat dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor, termasuk batang kayu dan bebatuan yang menimbun badan jalan.

Seperti diketahui lintas Ie Mirah, Abdya-Terangun, Galus sepanjang 119 km, selain dikenal banyak tanjakan tinggi dan curam dan rawan longsor di sejumlah titik, terutama ketika musim hujan.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved