Breaking News:

BP Batam Dibubarkan, Jokowi Kesal Pembangunan Batam Lamban

Sebelum memutuskan pembubaran BP Batam, Presiden Jokowi sempat kesal dengan lambatnya pembangunan di Batam.

Dok. Kemeneristekdikti
Presiden Jokowi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri dan para pejabat di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Istana Negara (10/10/2018)(Dok. Kemeneristekdikti) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sebelum memutuskan pembubaran BP Batam, Presiden Jokowi sempat kesal dengan lambatnya pembangunan di Batam.

Seperti dikutip dari Setkab.go.id, dalam rapat terbatas di Istana Negara, Rabu (12/12/2018), Jokowi  mengingatkan, rapat yang membahas tentang percepatan pengembangan pembangunan di Batam dan sekitarnya sudah pernah dilakukan pada Desember 2015, Januari 2016, dan Maret 2017.

“Sudah dirapatkan berkali-kali,” kata Presiden Jokowi.

Pemerintah, tegas Presiden, menginginkan Batam dan sekitarnya yang memiliki posisi strategis ini betul-betul bisa dikembangkan secara maksimal sehingga memiliki daya tarik yang bagus, memiliki daya tarik untuk kawasan ekonomi, dan daya tarik untuk investor.

Baca: Pria Batam Ini Tega Jual Istri dan Adik Ipar ke Temannya, Ini Fakta-faktanya

Baca: Beredar Kabar Anggota KPU Dapat Ancaman Dibunuh jika Tak Menangkan Jokowi, Polri Pastikan Hoax

Baca: Ruhut Sitompul : AHY Bakal Dapat Jabatan Kalau Partai Demokrat Dukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019

Untuk itu, Presiden meminta Menko Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan perkembangan di Batam, proses transformasi dari free trade zone ke KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), juga urusan yang berkaitan dengan perizinan, kepastian hukum bagi investor, penyediaan infrastruktur, masalah pelabuhan, dan yang lain-lainnya.

Turut hadir dalam ratas kali ini di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung.

KSP Moeldoko, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Mendag Enggartiasto Lukita, Menpar Arief Yahya, Menkominfo Rudiantara, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menaker Hanif Dhakiri, Menkumham Yasonna Laoly, Menhub Budi Karya Sumadi.

Hadir juga, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala BPKP Ardan Adiperdana, Wamenkeu Mardiasmo, Wamen ESDM Archandra Tahar, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, dan para eselon satu di lingkungan lembaga kepresidenan. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul BP Batam Dibubarkan, Jokowi Ingin Batam Dikembangkan Maksimal.

Editor: Yusmadi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved