Jembatan Gantung Alue Keumang Putus

Jembatan gantung Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat putus total

SERAMBINEWS.COM/IST
Jembatan gantung Alue Keumang Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat putus, Rabu (13/12/2018). 

* Dua Desa di Aceh Barat Terisolir

MEULABOH - Jembatan gantung Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat putus total pada Selasa (11/12) malam. Ekses putusnya jembatan sepanjang 150 meter gara-gara abutmentnya hancur dikikis arus Krueng Meureubo menyebabkan dua desa, yakni Desa Alue Keumang dan Babah Lueng, terisolir.

Ini merupakan peristiwa kedua putusnya jembatan di Aceh Barat, setelah sebelumnya jembatan rangka baja Ulee Raket, Kecamatan Kaway XVI roboh pada 12 November 2018 lalu.

Informasi diperoleh Serambi, Rabu (12/12) kemarin, abutment jembatan gantung yang selama ini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua itu memang sudah rusak parah akibat digerus arus. Penduduk setempat juga sudah melaporkan kondisi itu ke Pemkab Aceh Barat agar kerusakan kembatan itu bisa ditangani secara darurat.

Namun, karena kurang cepatnya respons pemerintah sehingga ketika hujan dan debit air Krueng Meureubo tinggi setelah kawasan itu dilanda hujan lebat, abutment jembatan yang memang sudah kritis langsung jebol dan ambruk ke sungai saat dihantam arus deras.

Putusnya jembatan gantung itu memaksa penduduk setempat terpaksa menggunakan jalan alternatif yang sangat jauh dan memutar serta kondisinya rusak parah. Parahnya lagi, seiring putusnya jembatan, kabel listrik ikut juga disapu sehingga kedua desa itu hingga, Rabu (12/12) siang, masih padam total.

Keuchik Alue Keumang, Zulkifli saat ditanyai Serambi, kemarin, mengungkapkan, pihaknya sudah lama melaporkan kerusakan abutment jembatan gantung itu ke Pemkab Aceh Barat, tetapi seperti kurang dipedulikan. Akibatnya, jembatan yang sebelumnya sudah miring menjadi putus total usai abutmentnya ambruk dihantam erosi air. “Jembatan gantung ini merupakan akses utama penduduk dari dua desa. Kini, kami menjadi terisolir serta harus memutar jauh bila ingin ke pusat kecamatan,” keluhnya.

Dibeberkan dia, dampak putus jembatan sangat dirasakan oleh para siswa yang saat ini sedang mengikuti ujian semester di sekolahnya karena mereka harus menempuh jalur lebih jauh untuk bersekolah. Zulkifli mengaku, dia sudah melaporkan putusnya jembatan gantung Alue Keumang yang dibangun pada tahun 2015 silam itu ke BPBD dan Dinas PUPR Aceh Barat.

Untuk itu, ia berharap, Pemkab Aceh Barat dan DPRK memberikan perhatian terhadap pembangunan kembali jembatan gantung yang ambruk tersebut. Terlebih lagi, dampak robohnya jembatan itu juga ikut membuat listrik di dua desa itu padam karena kabel ikut putus. “Kami berharap dibangun jembatan lain. Sebab, kalau lewat jalur lain, harus memutar jauh dan jalannya juga rusak parah. Solusi lain, mungkin warga kami harus kembali ke era rakit,” tukasnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Maimun SSTP yang dikonfirmasi Serambi, kemarin, mengaku pihaknya sudah menerima laporan aparatur desa terkait peristiwa adanya jembatan gantung yang putus total. “Tentu, terhadap hal ini akan dilakukan koordinasi dengan PUPR, termasuk meninjau lapangan. Untuk lebih jelasnya, coba konfirmasi ke Pak Kalak (BPBD),” ulasnya.

Serambi pun mencoba menghubungi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Barat, Mukharuddin dan Kadis PUPR setempat, Bukhari ST untuk mengonfirmasi terkait penanganan putusnya jembatan gantung Alue Keumang. Tapi, sampai berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kedua pejabat Pemkab Aceh Barat itu belum berhasil, karena mereka tidak menangkap telepon selularnya (HP) walau tersambung.

Sedangkan, Asisten Manajer Jaringan PLN Area Meulaboh, Edi Saputra ditanyai, kemarin, menyatakan, terhadap adanya laporan kabel putus serta listrik di dua desa padam, pihaknya segera turun ke lapangan untuk menanganinya agar listrik normal kembali. “Kami akan turunkan tim PLN ke lokasi untuk menangani kabel listrik yang putus itu,” tandas Edi.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved