Breaking News:

Pemilih Daerah Aceh Berubah Lagi

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh kembali menetapkan jumlah pemilih Aceh untuk Pemilu 2019

Editor: bakri
Pemilih Daerah Aceh Berubah Lagi
AGUSNI AH,Komisioner KIP Aceh

* Bertambah Menjadi 3.523.774 Jiwa

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh kembali menetapkan jumlah pemilih Aceh untuk Pemilu 2019 dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Mekkah di Banda Aceh, Rabu (12/12). Penetapan ini merupakan penetapan jumlah pemilih keempat yang dilakukan KIP Aceh bersama KIP kabupaten/kota.

Dalam rapat pleno rekapitulasi penyempurnaan daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap dua (DPT-HP 2) kemarin, KIP Aceh menetapkan total pemilih Aceh sebanyak 3.523.774 jiwa. Sedangkan dalam pleno DPT-HP 2 pada 14 November lalu, KIP Aceh menetapkan pemilih Aceh sebanyak 3.515.121 jiwa, atau terjadi penambahan sebanyak 8.653 orang.

Menurut Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh, Agusni AH, jumlah tersebut bertambah karena selama 30 hari terakhir pihaknya kembali memutakhirnya data pemilih sesuai instruksi KPU, termasuk mendata para penyandang disabilitas grahita (sakit jiwa).

Rapat pleno rekapitulasi penyempurnaan DPT-HP 2 kemarin, dibuka Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri selanjutnya dipimpin langsung Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh, Agusni AH yang membacakan data pemilih tersebut per kabupaten/kota. Rapat itu turut dihadiri Wakil Ketua Tharmizi dan komisioner lainnya Munawarsyah, Muhammad, dan Akmal Abzal.

“Alhamdulillah KIP Aceh sudah rapat pleno tanpa rekomendasi, baik Panwaslih maupun parpol. Semuanya menerima dengan suka cita karena proses pemutakhiran dari berbagai kelompok data telah dilakukan verifikasi faktual secara cermat oleh penyelenggara di semua jenjang tingkatan KPU/KIP di Aceh,” kata Agusni kepada Serambi seusai rapat tersebut.

Agusni juga mengatakan, untuk sementara data tersebut sudah final dan akan disinkronkan di Jakarta sejak 12-14 Desember dan akan diplenokan secara nasional pada 15 Desember. “Kami sinkron dulu, antara data manual dengan data sidalih harus sinkron 100 persen, tidak ada perbedaan,” katanya.

Dalam penyempurnaan data pemilih kali ini, KIP Aceh juga mendapati sebanyak 2.991 pemilih Aceh yang tergolong dalam disabilitas grahita (sakit jiwa). Jumlah pemilih yang tergolong dalam orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu dihimpun KIP Aceh dari seluruh kabupaten/kota sejak sebulan terakhir sebagaimana surat edaran KPU RI.

“Totalnya 2.991. Bukan hanya tuna grahita, tapi kita juga sudah kelompokkan pemilih yang tuna daksa sebanyak 3.212 orang, tuna netra 1.536 orang, tuna rungu 1.965 orang, dan difabel lainnya sebanyak 1.897 orang,” kata Agusni.

Selain bertambahnya pemilih dari ketegori disabilitas grahita, dalam penyempurnan data pemilih hasil perbaikan tahap dua ini, KIP Aceh juga memasukkan sejumlah masyarakat yang sebelumnya tidak masuk dalam DPT seperti yang belum memiliki KTP elektronik dan tidak terdata oleh Disdukcapil di masing-masing kabupaten/kota. “Semuanya sudah kita masukkan, semoga ini tidak ada lagi perubahan,” demikian Agusni.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved