Banjir di Sultan Daulat Subulussalam Makin Parah, Warga Mulai Waspadai Genangan yang Lebih Besar

Menurut Darmansyah warga mulai mengemasi barang-barang guna menghindari ancaman banjir yang makin parah di sana.

Banjir di Sultan Daulat Subulussalam Makin Parah, Warga Mulai Waspadai Genangan yang Lebih Besar
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Warga di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam mengemasi barang-barang untuk menghindari ancaman banjir yang lebih besar, Jumat (14/12/2108). 

Laporan  Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Banjir besar kembali melanda Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam akibat hujan deras selama dua pekan terakhir termasuk akibat termasuk kiriman dari Kutacane, Aceh Tenggara.

Terkini, Jumat  (14/12/2018)  kondisi banjir yang semula baru mengenai halaman rumah warga  terus meninggi bahkan mulai mencapai badan jalan nasional.

Habibi Limbong, warga Sultan Daulat kepada Serambinews.com mengatakan banjir mulai merendam tiga desa di Sultan Daulat sejak siang hingga malam tadi.

Ketiga desa yang terendam masing-masing Suka Maju, Sigrun dan Jabi-Jabi.

Banjir terjadi akibat hujan deras yang  belakangan mengguyur saban hari dan diperparah kiriman dari Aceh Tenggara. 

Pagi menjelang siang tadi keaadan banjir itu bahkan telah merendam badan jalan hingga beberapa centimeter.

"Badan jalan nasional itu merupakan akses yang menghubungkan Pantai Barat Selatan Aceh menuju Medan atau sebaliknya. Jalan nasional sudah mulai terendam," ujar Habibi.

Longsor Timbun 4 Rumah di Toba Samosir, 4 Warga Meninggal, 7 Lainnya belum Ditemukan

Tujuh Kecamatan di Bireuen Diterjang Banjir, Sejumlah Rumah Rusak

Banjir Aceh Timur Renggut Nyawa Dua Bocah, Jasad Faizal Ditemukan Mengapung oleh Ayah dan Ibunya

Hal senada disampaikan Darmansyah, warga Desa Sigrun.

Menurut Darmansyah warga mulai mengemasi barang-barang guna menghindari ancaman banjir yang makin parah di sana. "Banjir mulai parah, mungkin bisa bertambah ini," ujar Darmansyah.

Sementara Pak Kandong Maha alias Andong juga mengirimkan informasi soal genangan banjir yang telah mencapai badan jalan nasional.

Dia menginformasikan karena adanya prediksi makin membesar. Bahkan jika ketinggian makin parah akses di sana dipastikan lumpuh.

Padahal, kata Andong, jalan nasional di Desa Suka Maju atau dikenal Keude Gelombang merupakan satu-satunya jalur vital Aceh di pantai barat selatan-Medan, Sumatera Utara maupun sebaliknya.(*)

Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved