Breaking News:

Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat RI 001 Tagih Janji Presiden Jokowi, Bangun Masjid dan Naik Haji

Mustafa Husen Woyla mengatakan video ini baru dirilis saat ini karena momentum kedatangan Presiden Jokowi di Aceh.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM
NYAK Sandang (kanan) memperlihatkan bukti obligasi pengumpulan uang untuk membeli pesawat pertama Indonesia di Desa Lhuet, Jaya, Aceh Jaya, Rabu (14/3/2018). Nyak Sandang (91) memiliki bukti berupa selembar obligasi atau surat pernyataan utang dari pemerintah yang dikeluarkan tahun 1950 saat ayahnya Ibrahim bersama warga lainnya menyerahkan bantuan untuk membeli pesawat Dakota RI- 001 Seulawah yang merupakan cikal bakal berdirinya perusahaan penerbangan niaga pertama di Indonesia. 

Menurut Mustafa, sebelum video itu direkam, Nyak Sandang yang didampingi Almaturidi bercerita bahwa keinginannya untuk membangun masjid di kampung halamannya, serta keinginan melaksanakan haji, disampaikan langsung saat berjumpa dengan Presiden Jokowi, di Istana Negara, beberapa waktu lalu.

Kala itu, Presiden berjanji akan menurunkan tim untuk melakukan survei ke Aceh jaya, guna mewujudkan keinginan Nyak Sandang.

“Jadi ini sebagai momentum saja untuk mengingatkan Bapak Presiden Jokowi,” kata Mustafa Husein.

BACA:  Ini Empat Permintaan Nyak Sandang Saat Bertemu Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo, Rabu (21/3/2018) malam, saat menerima Nyak Sandang beserta putranya di Istana Merdeka Jakarta.(Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo, Rabu (21/3/2018) malam, saat menerima Nyak Sandang beserta putranya di Istana Merdeka Jakarta.(Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden) ()
Serambinews.com bersama Nyak Sandang, Sabtu (31/3/2018).
Serambinews.com bersama Nyak Sandang, Sabtu (31/3/2018). (IST)

Staf pengajar Dayah Darul Ihsan yang juga Ketua Rumoh Umat Aceh ini menambahkan, sebelum merekam video tersebut, Nyak Sandang mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Presiden Jokowi, yang telah memberikan perhatian sehingga dirinya bisa menjadi operasi mata di RS PAD Gatot Soebroto di Jl. Dr. Abdul Rachman Saleh Jakarta.

Setelah operasi mata itu, Nyak Sandang sudah kembali bisa melihat dan membaca Alquran seperti sediakala.

“Semoga Allah membalas atas kebaikannya, baik di dunia dan maupun di akhirat kelak. Juga Allah mudahkan urusan dan hajat beliau di dunia,’’  kata Mustafa Husein mengutip pernyataan Nyak Sandang.

Harapan Anggota DPRA

Sementara itu, Tgk Musannif, Wakil Ketua Komisi VII Bidang Agama dan Kebudayaan DPR Aceh, berharap Presiden Jokowi mewujudkan semacam janji yang sudah disampaikan kepada Nyak Sandang di Istana Presiden bulan maret 2018, lalu.

Adapun harapan Nyak Sandang, matanya yang kena katarak bisa disembuhkan, Presiden membantunya bisa menunaikan ibadah haji dan keluarga, membangun mesjid di kampungnya dan mengabadikan sejarah tentang penyumbang pembelian pesawat RI 001, agar generasi tidak melupakan sejarah.

“Hasil penelusuran saya ke pihak keluarga, sejauh ini belum ada realisasi kecuali mengobati mata beliau, yang ada jawaban dari Bey Triadi Machmudin Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden ke Al Maturidi via WA, katanya, akan disampaikan lagi ke bapak  Presiden dan diharap bersabar,” jelas Musannif seperti dikutip dari siaran pers yang dikirim Mustafa Husein Woyla.

Ustadz Abdul Somad memberi salam kepada Nyak Sandang (91), pemilik obligasi pembelian pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI 001, dalam pertemuan di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Senin (26/11/2018).
Ustadz Abdul Somad memberi salam kepada Nyak Sandang (91), pemilik obligasi pembelian pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI 001, dalam pertemuan di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Senin (26/11/2018). (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)

Musannif mengaku memiliki hubungan keluarga dengan Nyak Sandang, dari pihak istrinya yang berasal dari Lamno.

Mustafa Husein menambahkan, dirinya juga sudah menceritakan tentang keinginan Nyak Sandang ini kepada Helmy N Hakim, politikus PDIP Aceh.

“Helmy mengatakan akan mengusahakan harapan Nyak Sandang tersampaikan ke bapak Presiden dan pihak Istana Presiden,” ungkap Mustafa Husen Woyla.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved