Breaking News:

2 Tahun Berselang, tapi Angka Buta Aksara tak Berubah, Kinerja Dinas Pendidikan Aceh Dipertanyakan

Angka penduduk Aceh yang tak mampu baca-tulis tersebut sama sekali tidak berbeda dengan yang dirilis pemerintah Aceh pada tahun 2016.

Penulis: Yusmadi | Editor: Yusmadi
2 Tahun Berselang, tapi Angka Buta Aksara tak Berubah, Kinerja Dinas Pendidikan Aceh Dipertanyakan
For Serambinews.com
Indra Putra

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -- Aktivis antikorupsi yang kini bergabung bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, Indra Putra mempersoalkan jumlah buta aksara di Provinsi Aceh tahun 2018 yang tidak mengalami penurunan sebesar 1,75 persen.

Pasalnya, angka penduduk Aceh yang tak mampu baca-tulis tersebut sama sekali tidak berbeda dengan yang dirilis pemerintah Aceh pada tahun 2016 lalu.

"Data yang disampaikan kepala dinas pendidikan Aceh itu adalah bukti nyata bahwa mereka tidak becus bekerja. Sejak era Hasanuddin Darjo, lalu Laisani dan sekarang Syaridin, tapi masa angka buta aksara sudah selama dua tahun juga tidak berubah," ujar Indra di Banda Aceh, Sabtu (15/12/2018).

Indra menambahkan, mencuatnya angka buta aksara yang tidak kunjung berubah ini harus dijadikan pintu masuk untuk melakukan evaluasi terhadap tata kelola pada Dinas Pendidikan Aceh.

Baca: Pemerintah Klaim Buta Aksara di Aceh 1,75 Persen Lagi, Dua Tahun Lalu Angkanya Juga Sama

Baca: DPRA Baru dan Buta Huruf Abad 21

Baca: 17 Ribu Warga Malang Buta Huruf

"Sejak awal tahun 2018 lalu kami sudah pernah menyampaikan secara terbuka tentang keraguan kami terhadap sosok yang kemudian dipilih mengelola dinas pendidikan. Sementara dunia pendidikan Aceh butuh figur yang punya komitmen dan kemampuan," katanya.

Untuk itu, mantan koordinator Aceh Parliament Watch ini mendorong Plt Gubernur Aceh untuk berani melakukan evaluasi.

Menurutnya, data yang tidak berubah tersebut adalah pintu masuk untuk melakukan pembenahan.

"Apalagi program Aceh Carong yang digembar-gemborkan saat kampanye lalu butuh direalisasikan sesegera mungkin. Dan saya berharap, evaluasi juga dapat dilakukan terhadap sektor kerja lainnya," tandas Indra. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved