95 Warga Terjangkit DBD

Jumlah penderita DBD sepanjang tahun 2018 di Kota Lhokseumawe mencapai 95 orang, satu di antaranya meninggal dunia

95 Warga Terjangkit DBD
KOMPAS.COM
Nyamuk penyebab DBD 

* Satu Anak Meninggal

LHOKSEUMAWE - Jumlah penderita DBD sepanjang tahun 2018 di Kota Lhokseumawe mencapai 95 orang, satu di antaranya meninggal dunia. “Penderita yang meninggal dunia adalah anak berumur tujuh tahun. Dia meninggal pada pertengahan tahun ini,” kata Kabid Pencegahan, Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr Helizar, disela-sela acara sosialisasi dan koordinasi gerakan satu rumah, satu jumantik, di Hotel Diana, Jumat (14/12).

Menurut Helizar, dengan kondisi sekarang yang memasuki musim hujan, jumlah penderita DBD akan tetap banyak. Namun begitu, perlu diketahui bahwa pencegahan penyebaran DBD secara maksimal hanya dapat dilakukan dengan adanya kesadaran masyarakat yang mau membersihkan lingkungan masing-masing, yakni dengan melaksanakan gerakan 3M (menguras, menutup, dan mengubur). “Menguras tempat penampungan air secara rutin. Tempat penampungan air ditutup, serta mengubur sampah yang berpeluang terjadi endapan air. Langkah ini dilakukan untuk menghindari berkembangbiaknya jemantik nyamuk,” kata dia.

Sedangkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat supaya melakukan gerakan 3M di tempat masing-masing, pihaknya kini sedang giat-giatnya menyosialisasikan gerakan satu rumah satu jemantik. “Maksudnya, kita terus turun ke desa-desa untuk mengampanyekan bagaimana secara maksimal mencegah berkembangnya jemantik nyamuk DBD di rumah-rumah dan juga tempat-tempat umum. Untuk sekarang, masyarakat yang sudah rutin melaksanakan gerakan 3M di rumah masing-masing, yakni di Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti,” jelasnya.

Sedangkan untuk kegiatan sosialisasi dan koordinasi gerakan satu rumah satu jumantik diikuti 60 peserta yang terdiri atas berbagai unsur masyarakat, baik aparatur desa, TNI/Polri, maupun lintas SKPK.(bah)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved