Haji Uma Pulangkan TKI Sakit dari Malaysia

M Jafar (32) warga Gampong Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, yang menderita sakit parah di Malaysia

Haji Uma Pulangkan TKI Sakit dari Malaysia
Dok.Serambinews.com
Anggota Komite II DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma. 

IDI - M Jafar (32) warga Gampong Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, yang menderita sakit parah di Malaysia akhirnya bisa bertemu kembali dengan ibundanya Jumat (60). Jafar tiba di rumahnya di Teupin Breuh, Kamis (13/12) malam pukul 20.00 WIB.

Sebelumnya, dia terbang dari dari Malaysia Kamis pagi, dan tiba di Bandara Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis siang, dan langsung melanjutkan perjalanan ke Aceh Timur. Kepulangan M Jafar ke kampung halaman berkat bantuan Anggota DPD RI H Sudirman atau Haji Uma, dan Ketua Kesatuan Aneuk Nanggroe (KANA) Nazaruddin alias Abu Saba di Malaysia.

Bahkan Haji Uma, turut menyambut M Jafar di kediamannya seusai mengisi tausiah di Rutan Idi, Aceh Timur. “Terima kasih banyak kepada Haji Uma atas bantuannya, sehingga saya bisa bertemu kembali dengan orang tua saya,” ungkap M Jafar setiba di rumahnya.

Haji Uma mengatakan dirinya memiliki tanggungjawab untuk membantu masyarakat yang sedang dalam kesulitan. “Ini yang bisa saya lakukan sebagai tanggung saya kepada masyarakat. Harapan saya, Jafar dapat menjalani pengobatan lanjutan hingga sembuh, dan dapat hidup layak serta dapat bekerja kembali,” harap Haji Uma.

Haji Uma juga mengingatkan Jafar dan warga Aceh lainnya agar tidak lagi pergi ke Malaysia. “Lebih baik tinggal bersama keluarga di Aceh, karena setiap rezeki itu sudah ditentukan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Amatan Serambi, setiba di rumah, Jafar langsung sujud mencium kaki ibunya, sambil meminta maaf. “Iya, sudah saya maafkan,” kata ibunya, yang disaksikan Haji Uma, paman Jafar, Husen, dan sejumlah warga. Inisiatif membantu pemulangan M Jafar, kata Haji Uma, berawal dari melihat foto dan video M Jafar yang sudah kurus kering di jejaring sosial Facebook.

Dalam video berdurasi 1 menit 25 detik itu, M Jafar mengaku sakit selama empat bulan dan mengaku tinggal di Klantan, Malaysia. Haji Uma mengaku terketuk hatinya untuk membantu memulangkan M Jafar ke Aceh, sehingga da berkoordinasi dengan Abu Saba di Malaysia. “Pemulangan Jafar ini butuh biaya Rp 12 juta dan dibantu keluarga Rp 5 juta, sedangkan sisanya saya tanggung,” ungkap Haji Uma

Jafar merupakan anak ke-5 dari 6 bersaudara dari pasangan almarhum Nurdin, dan Jumat. Di Malaysia, dia sudah 6 tahun bekerja di kilang kayu Klantan.(c49)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved