Breaking News:

Museum Tsunami Tetapkan Besaran Tiket Masuk, Ini Reaksi Aktivis PRB

Pengelola Museum Tsunami Aceh mengumumkan penetapan tiket masuk ke museum tersebut yang mulai diberlakukan Sabtu, 15 Desember 2018.

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/NASIR NURDIN
Pengelola Museum Tsunami Aceh mengumumkan penetapan tiket masuk ke museum tersebut yang mulai diberlakukan Sabtu, 15 Desember 2018. 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Pengelola Museum Tsunami Aceh mengumumkan penetapan tiket masuk ke museum tersebut yang mulai diberlakukan Sabtu, 15 Desember 2018.

Berdasarkan pengumuman yang diterima Serambinews.com namun belum dikonfirmasikan kepada pengelola museum disebutkan, terkait Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2016 tentang Retribusi Jasa Usaha maka Museum Tsunami akan menerapkan retribusi tiket masuk mulai Sabtu, 15 Desember 2018.

Dalam pengumuman itu dirincikan besaran retribusi, yaitu wisatawan dalam negeri anak-anak Rp 2.000 dan dewasa Rp 3.000.

Sedangkan wisatawan mancanegara Rp 10.000.

Baca: Museum Tsunami Aceh Raih Penghargaan ‘Museum Populer’

Adanya perbedaan harga tiket antara wisatawan dalam negeri dan mancanegara langsung saja memicu reaksi di kalangan pegiat pengurangan risiko bencana (PRB) Aceh.

Pengumuman yang di-posting ke grup chating WhatsApp Forum PRB Aceh, Sabtu (15/12/2018) sore langsung mendulang pro-kontra dari pengurus dan dewan pakar forum tersebut.

Wakil Sekretaris Forum PRB Aceh, Fahmi Rizal mengawali tanggapan dengan menulis, “Ada baiknya kalau tarif masuk wisman dan wislok disamakan kecuali fasilitas yang mereka dapatkan berbeda.”

Pendapat Fahmi ternyata tidak disetujui oleh Zainal Abidin Suarja, unsur pengurus Forum PRB Aceh Bidang Kebijakan dan Manajemen Kebencanaan.

Baca: Akhir Pekan Ini, Aceh World Jazz Festival Digelar di Museum Tsunami

“Kalau saya sebaliknya. Kalau bisa lebih mahal lagi wisman. Di tempat mereka mana ada museum 0,6 dolar atau 3 ringgit. Rata-rata dua digit bahkan ada yang tiga digit. Mereka juga membedakan turis lokal dan asing. Menurut saya Rp 25.000 wisman masih mau bayar tapi uangnya jangan disetor ke pengelola tapi ke baitul mal,” tulis Zainal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved