Pembangunan Jembatan Alue Keumang Mendesak

Masyarakat dua desa di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat meminta Pemkab setempat segera membangun kembali jembatan

Pembangunan Jembatan Alue Keumang Mendesak
SERAMBINEWS.COM/IST
Jembatan gantung Alue Keumang Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat putus, Rabu (13/12/2018). 

MEULABOH - Masyarakat dua desa di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat meminta Pemkab setempat segera membangun kembali jembatan gantung pengganti jembatan yang putus tiga hari lalu, di Alue Keumang. Pasalnya, penduduk dua desa itu kini terisolir dan harus menggunakan jalan lebih jauh jika ingin ke pusat kecamatan.

Keuchik Alue Keumang, Zulkifli kepada Serambi, Jumat (14/12) kemarin, mengaku, tim BPBD dan PUPR Aceh Barat sudah turun ke lokasi untuk meninjau jembatan gantung yang putus. Namun begitu, ucapnya, tim Pemkab tidak memberikan kepastian kapan jembatan pengganti dibangun. “Karena itu, kami warga dari dua desa yakni, Alue Keumang dan Babah Lueng, mendesak segera dibangun jembatan pengganti,” tukas Zulkifli.

Ditekannya, dampak putusnya jembatan gantung sepanjang 150 meter yang melintang di atas Krueng Meureubo itu mengakibatkan ratusan warga menjadi terisolir. “Harapan kami, kalau dibangun baru nanti meski itu tetap jembatan gantung, harus bisa dilewati mobil. Sebab, selama ini jembatan gantung Aleu Keumang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua,” pintanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi, tim Pemkab Aceh Barat yang turun ke lokasi adalah Plt Kadis PUPR, Bukhari dan Kabid Kedaruratan BPBD, Maimun. Kedatangan tim kabupaten itu disambut Keuchik Alue Keumang, Zulkifli. “Kami sudah menyampaikan ke Pak Kadis untuk segera ditangani. Tahap awal, harapannya adalah jalan alternatif yang saat ini kami gunakan jika ingin ke pusat kecamatan sesegera mungkin diperbaiki sambil menunggu dibangun jembatan pengganti. Karena, jalan alternatif tersebut kondisinya rusak parah,” tandas Zulkifli.

Listrik sudah normal
Di sisi lain, arus listrik ke Desa Alue Keumang dan Babah Lueng yang sempat terputus ekses ambuknya jembatan gantung, kini sudah normal kembali usai ditangani tim PLN di Meulaboh. Listrik yang padam selama dua hari pun sudah kembali menyala. “Kamis (13/12) siang, sudah kembali menyala. Tim sudah memasang kabel lain serta mendirikan kembali tiang yang ikut tumbang,” kata Edy Saputra, Asisten Manajer Jaringan PLN Area Meulaboh, kemarin.

Seperti diberitakan, jembatan gantung Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen putus total pada Selasa (11/12) malam. Ekses putusnya jembatan sepanjang 150 meter gara-gara abutmentnya hancur dikikis arus Krueng Meureubo itu menyebabkan dua desa, yakni Desa Alue Keumang dan Babah Lueng, terisolir. Ini merupakan peristiwa kedua putusnya jembatan di Aceh Barat, setelah sebelumnya jembatan rangka baja Ulee Raket, Kecamatan Kaway XVI roboh pada 12 November 2018 lalu.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved