Breaking News:

Sang Pemburu Kelabang, Tak Takut Digigit Karena Harganya Menggiurkan dan Jual Lipan Hingga ke China

Hampir setiap malam ia menyusuri area persawahan untuk berburu kelabang, tanpa takut terkena sengatan hewan buruannya.

(Chiacchio et al., J Insect Behav (2017)
Lipan memakan Ular 

"Katanya kelabang itu dijual ke China, untuk ramuan obat," katanya.

Menurut Isyom, selama ia berburu kelabang, belum pernah ada yang ditolak.

Yang penting diusahakan binatang itu tak rusak, dalam artian hancur.

Baca: Hamdan Lolos Dari Sekapan Abu Sayyaf, Berhasil Tembus Lebatnya Hutan Hingga Diselamatkan Orang Tua

Tren harganya juga terus merangkak naik.

Dari pertama memburu tiga tahun lalu sampai hendak menginjak tahun ke empat ini, harganya naik terus.

Ditanya, apakah punya obat penawar kalau sampai disengat ? Isyom mengakui ada dan sangat mudah mengatasinya.

Sengatan kelabang itu tidak seperti bisa ular.

"Paling sakit dan bengkak saja," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Pemburu Kelabang, Tak Takut Digigit Karena Harganya Menggiurkan

Editor: Hendra Gunawan

Editor: Fatimah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved