Jembatan Krueng Teukuh Gagal Dibangun, Bupati Akmal Tumpahkan Kekesalan di Facebook

Pembangunan Jembatan Krueng Teukuh, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya (Abdya) kembali gagal dibangun pada 2019.

Jembatan Krueng Teukuh Gagal Dibangun, Bupati Akmal Tumpahkan Kekesalan di Facebook
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Abdya bersama pimpinan DPRK Abdya dan Kepala Dinas PU Absya meninjau jembatan Kreung Teukuh yang ambruk diterjang banjir, Senin (29/8/2016). 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pembangunan Jembatan Krueng Teukuh, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya (Abdya) kembali gagal dibangun pada 2019.

Padahal masyarakat setempat sudah sangat membutuhkan jembatan itu segera dibangun untuk kelancaran transportasi menuju lahan pertanian dan perkebunan.

Awal kepemimpinan Akmal-Muslizar, jembatan tersebut telah masuk dalam anggaran Dana Alokasi Khusus Aceh (Doka) atau Otsus 2018 sebesar Rp 10 Miliar.

Sayangnya, anggaran yang telah disepekati itu 'berubah' ditengah jalan, dan dialihkan untuk pembangunan jembatan Mancang Riek, Kecamatan Setia dengan anggaran Rp 10 M.

Atas peristiwa itu, Akmal Ibrahim pun naik pitam, dan meminta agar tender jembatan Mancang Riek itu ditunda.

Baca: Jembatan Krueng Teukuh Abdya Ambruk Diterjang Banjir

Selain alasan tidak mendesak, juga dikhawatirkan akan menimbulkan masalah hukum dikemudian hari.

Tak sampai disitu, pada 2019 rencana pembangunan itu kembali gagal dilakukan.

Atas peristiwa itu, Akmal pun mengaku kecewa dan sedih, mengingat jembatan rangka baja itu sangat dibambankan oleh ribuan petani dan masyarakat.

Bahkan, Akmal menumpahkan kekesalannya itu di akun facebooknya.

Halaman
12
Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved