Laka Lantas di Dua Lokasi, 4 Tewas

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di dua lokasi terpisah, kemarin, menyebabkan empat orang tewas

Laka Lantas di Dua Lokasi, 4 Tewas
ist
Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro. 

IDI - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di dua lokasi terpisah, kemarin, menyebabkan empat orang tewas. Kecelakaan pertama, dua warga Kecamatan Serba Jadi (Lokop), Aceh Timur, meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan setelah dilindas truk di jalan Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Minggu (16/12) pukul 12.00 WIB. Sementara laka kecelakaan maut kedua terjadi di Jalan Lae Terutung, kawasan Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Subulussalam, tadi malam, menyebabkan dua pengendara sepeda motor (sepmor) meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah dan kaki putus serta dua orang lainnya luka-luka.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Iptu Ritian Handayani, menjelaskan, kecelakaan di jalan Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Minggu (16/12) pukul 12.00 WIB itu bermula saat sepmor Yamaha Vega R tanpa Nomor Polisi yang dikendarai Rabe (38), berboncengan dengan Hastani Inen Nurul ‘Ala (35), melaju dari arah Lokop menuju Gampong Beusa dengan kecepatan tinggi. Sementara mobil barang Mitsubishi jenis Trado BL 8606 DY yang disopiri oleh pengemudi yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan rendah.

Setibanya di lokasi kejadian dimana kondisi jalan menikung, Rabe bermaksud mendahului mobil ambulans yang ada di depannya sehingga melebar ke kanan. Pada saat bersamaan muncul Mitsubishi Trado. Rabe diduga terkejut apalagi saat itu sedang hujan deras, Rabe dan Nurul ‘Ala bersama sepmornya terseret ke kanan jalan hingga masuk ke bagian depan bawah Mitsubishi Trado. Akibatnya, Rabe dan Nurul ’Ala yang merupakan warga Gampong Lokop, Kecamatan Serba Jadi (Lokop), Aceh Timur, mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara sopir truk trado sudah tidak lagi berada di lokasi (melarikan diri) setelah kejadian tersebut. “Kami terus menggali informasi dari berbagai sumber untuk mengungkap identitas sopir truk tersebut,” ungkap Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Iptu Ritian Handayani, kepada Serambi, tadi malam.

Di Subulussalam, kecelakaan maut terjadi di Jalan Lae Terutung arah lewat Gedung DPRK setempat, kawasan Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Minggu (16/12) malam. Akibatnya, dua pengendara sepmor meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah dan kaki putus. Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun Serambi, kecelakaam ini melibatkan truk colt diesel BL 8511 IA warna kuning dengan sepmor Yamaha R15 BL 4565 IC warna hitam dan sepmor Honda Beat BB 5993 YG warna biru. Dua pengendara sepmor R15 yang berstatus pelajar dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Sementara dua pengendara sepmor Honda Beat luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit setempat.

Kasat Lantas Polres Aceh Singkil, AKP Syukrif Panigoro SIK, menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat truk Colt Diesel bermuatam tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang disopiri Lizuanda (27), warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, melaju ke Subulussalam dengan kecepatan sedang. Dari arah berlawanan muncul sepmor Yamaha R15 yang dikendarai Ahmad Kani Sipayung (16) bersama rekannya Rio Anggara (14), warga Desa Pasir Panjang Kecamatan Simpang Kiri yang masih berstatus pelajar.

Menurutnya, saat akan berpapasan dengan truk tersebut, pengendara R15 hendak menyalip sepmor Honda Beat yang dikendarai Yendi (14) bersama rekannya Nadia Karimah (14), keduanya pelajar asal Desa Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam. Saat itulah, pengendara Yamaha R15 hilang kendali sehingga menabrak bagian samping kanan bak truk hingga mereka terpelanting beberapa meter ke badan jalan.

Ahmad Kani Sipayung mengalami luka robek di selangkangan, kaki putus, dan kepala pecah hingga akhirnya meninggal dunia. Sementara temannya Rio Anggara mengalami luka robek dan patah tangan sebelah kanan, luka robek dan patah kaki sebelah kanan, serta luka robek di bagian kepala dan akhirnya menghembuskan napas terakhir. Sedangkan sopir truk tidak mengalami luka.

Adapun dua pengendara Beat yang diduga kaget, menabrak Yamaha R15 hingga terpental beberapa meter, lalu terjatuh dan mengalami luka-luka. Polisi lalu lintas langsung turun ke lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit setempat.(c49/lid)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved