Tak Dihadiri Eksekutif, Banggar DPRK Pidie Kembali Tunda Pembahasan RAPBK 2019

Praktis sidang pun diskor hingga siang hari seraya menunggu kejelasan pihak eksekutif setempat.

Tak Dihadiri Eksekutif, Banggar DPRK Pidie Kembali Tunda Pembahasan RAPBK 2019
SERAMBINEW.COM/MUHAMMAD NAZAR
Anggota DPRK Pidie mengikuti sidang paripurna pembahasan RAPBK Pidie 2019 ditunda di kantor tersebut, Kamis (13/12/2018). 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (RAPBK) Pidie 2019 pada hari kedua, Senin (18/12/2018) terpaksa ditunda menyusul ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tak berada di tempat alias keluar daerah.

Akibatnya sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) menyepakati untuk menunda pembahasan lanjutan setelah semua persoalan jelas terutama terhadap kehadiran ketua TAPD atau Nota Dinas (ND) yang ditunjuk.

Baca: Bos Tim Repsol Honda Salut pada Valentino Rossi, Tapi Sebut Marc Marquez Lebih Sempurna

Baca: Bocah ini Sudah Tertidur 22 Hari dan Belum Terbangun, Hasil Pemeriksaan Dokter Dinyatakan Sehat

Praktis sidang pun diskor hingga siang hari seraya menunggu kejelasan pihak eksekutif setempat.

"Karena tidak ada yang bertangung jawab atas pembahasan RAPBK lanjutan, maka pihak Banggar menunda sementara sampai ada kejelasan dari pihak TAPD," ujar Wakil Ketua DPRK Pidie, Jamaluddin SP kepada Serambinews.com Senin (17/12/2018).

Selain Ketua TAPD tak hadir, pihak eksekutif juga tidak memberikan Nota Dinas (ND) baik kepada pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) maupun kepada Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Kabupaten (DPKK).

Selain itu, pihak Banggar juga mempertanyakan kepada sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang hadir apakah mengantongi surat ND agar pembahasan dapat dilanjutkan.

Baca: Jenguk Irwandi Yusuf, Elite Nasdem Aceh: Waktu Pilgub Jadi Lawan, Tapi Sekarang Harus Kami Dukung

Baca: Ribuan Pelanggan PDAM Tirta Fulawan Krisis Air Bersih, Ini Langkah yang Ditempuh Pemkab Simeulue

Beberapa kali ditagih oleh pimpinan Banggar, ternyata tak satu pun SKPK di daerah penghasil emping melinjo itu menjawab.

"Menyadari persoalan ini, Banggar sepakat untuk menunda sementara pembahasan sebelum jelas siapa yang pasti hadir untuk bertangungjawab dalam pembahasan ini," jelasnya.

Ketua TAPD Pidie yang juga Sekda setempat Muliyadi Yacob SPd MM kepada Serambinews.com, mengatakan sampai saat ini dirinya masih menjalani tugas di luar daerah (Banda Aceh) karena ada hal-hal yang menyangkut dengan tugas daerah.

"Saya hanya satu hari saja di Banda Aceh dan selanjutnya Selasa (18/12) kembali, maka dalam hal ini saya juga telah memerintahkan Plt Bappeda dan kepala DPKK untuk menghadiri pembahasan pada item pendapatan," katanya(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved