Pemerintah Aceh Diminta Petakan Kawasan Rawan Banjir, Tak Cukup Hanya Dengan Salurkan Bantuan

Pemerintah Aceh diminta segera melakukan pemetaan kawasan-kawasan rawan banjir yang setiap tahun terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Pemerintah Aceh Diminta Petakan Kawasan Rawan Banjir, Tak Cukup Hanya Dengan Salurkan Bantuan
For Serambinews.com
Iskandar Usman Al-Farlaky

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Aceh diminta segera melakukan pemetaan kawasan-kawasan rawan banjir yang setiap tahun terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Langkah ini dinilai penting agar upaya penanggulangannya terfokus dan terukur, sehingga dapat menghindari kerugian masyarakat.

Pendapat tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, Minggu (16/12/2018) malam.

"Baru-baru ini terjadi banjir bandang di Aceh Tenggara, lalu di Aceh Utara, Subulussalam, dan kini melanda Trumon, Aceh Selatan. Dampaknya besar, banyak menimbulkan kerugian materil," ujarnya.

Baca: Sudah Tiga Hari Singkil Direndam Banjir Kiriman

Baca: Trumon Masih Terendam

Baca: Penyebab Banjir Bandang di Agara Karena DAS Alas Makin Kritis, Ini Datanya

Banjir di sejumlah wilayah itu sebenarnya setiap tahun terus terjadi. Karena itu ia menyarankan Pemerintah Aceh harus melakukan pemetaan kawasan rawan banjir.

"Sebab untuk penanganannya harus fokus dan terukur. Teknisnya bagaimana nanti libatkan dinas terkait.  Jika tidak, setiap tahun wilayah tersebut akan terus mengalami bencana lingkungan yang sama," tegas Al-Farlaky.

Setelah pemetaan dilakukan, baru dilanjutkan pada mengkaji penyebab utama, lalu dicarikan formula apa yang paling tepat dalam penanganannya. Sehingga pemerintah tidak terus-menerus dihadapkan pada persoalan yang sama setiap tahunnya.(*)

Penulis: Taufik Hidayat
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved