Hari Ini Rektor ISBI dan Unimal Dilantik

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menjadwalkan pelantikan dua rektor

Hari Ini Rektor ISBI dan Unimal Dilantik
SERAMBINEWS.COM/Wikipedia/Ist
Dr Herman Fithra ST MT sebagai Rektor Unimal Aceh Utara dan Dr Ir Mirza Irwansyah MBA, MLA selaku Rektor ISBI 

BANDA ACEH - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menjadwalkan pelantikan dua rektor dari Aceh hari ini, Kamis (20/12) siang, masing-masing Dr Herman Fithra ST MT sebagai Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara dan Dr Ir Mirza Irwansyah MBA, MLA selaku Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Kota Jantho, Aceh Besar.

Pelantikan kedua rektor perguruan tinggi negeri tersebut dilaksanakan di Auditorium Gedung D Lantai 2, Kemenristedikti, Jalan Jenderal Sudirman Pintu 1, Senayan, Jakarta, pukul 13.00 WIB.

Informasi tentang pelantikan Herman Fithra diperoleh Serambi tadi malam dari Prof Dr Apridar MSi yang hingga kemarin masih menjabat Rektor Unimal setelah masa jabatannya diperpanjang Menristekdikti sejak 12 Oktober lalu. Sedangkan informasi tentang pelantikan Mirza Irwansyah diperoleh kemarin pagi dari Nurul Aflah SIKom, Kepala Humas ISBI Aceh.

Di dalam dua surat terpisah bertanggal 18 Desember 2018 itu, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na’im, menyampaikan bahwa berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, setiap Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan harus dilantik dan mengangkat sumpah/janji jabatan menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sehubungan dengan hal tersebut, Sekjen Kemenristekdikti mengundang kedua rektor terpilih untuk dilantik dan mengangkat sumpah jabatan masing-masing sebagai Rektor Unimal dan Rektor ISBI untuk masa jabatan 2018-2022.

Mengingat pentingnya acara tersebut, Sekjen Kemenristekdikti juga mengharuskan kedua rektor membawa istri masing-masing dan kalung jabatan, serta hadir 45 menit sebelum acara dimulai.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dr Herman Fithra MT yang sedang menjabat Dekan Fakultas Teknik Unimal terpilih menjadi Rektor Unimal untuk periode 2018-2022 dalam rapat senat tertutup setelah mengantongi suara terbanyak (46 suara) di Kampus Lancang Garam Lhokseumawe, Senin (10/12).

Ia unggul atas dua rivalnya, masing-masing Iskandar Zulkarnaen PhD (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) yang meraih 2 suara dan Dr Wesli MT (Dosen Fakultas Teknik) Unimal yang perolehan suaranya nihil.

Rapat senat itu dipimpin Ketua Senat yang juga Rektor Unimal, Prof Dr Apridar, dihadiri para anggota senat dan satu pejabat selaku kuasa Menristekdikti.

Sementara itu, Dr Mirza Irwansyah MBA yang saat ini menjabat Rektor ISBI Aceh terpilih kembali sebagai rektor institut itu untuk periode 2018-2022 dalam Rapat Senat ISBI Aceh di Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (6/12). Rapat senat itu dihadiri oleh Kuasa Menristekdikti, Dr Ir Ridwan MSc.

Proses pemilihan Rektor ISBI Aceh tersebut merupakan kali pertama dilakukan secara langsung oleh Senat ISBI, institut yang Desember ini berumur empat tahun. Sebelumnya, Rektor ISBI Aceh selalu ditunjuk dan dikukuhkan oleh Menristekdikti, bukan dipilih oleh anggota senat.

Ada tiga kandidat yang saat itu bertarung setelah dinyatakan memenuhi syarat dan dilakukan rekam jejak oleh Kemenristekdikti, yakni Dr Zahrul Fuadi MSc (Wakil Rektor Bidang Nonakademik ISBI Aceh), Dr Mirza Irwansyah MBA(petahana), dan Dr Zulham MSi (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala). Sedangkan jumlah anggota senat yang berhak memilih 12 orang, tapi yang hadir hanya 11 orang, ditambah satu Kuasa Menristekdikti yang berhak atas 35% suara (6 suara), sehingga totalnya 17 pemilih.

Setelah anggota Senat ISBI dan Kuasa Menristek memilih, ternyata kandidat yang meraup suara terbanyak adalah Dr Mirza Irwansyah, yakni 16 suara.

Selain melantik Rektor Unimal dan ISBI siang ini, Menristekdikti juga akan melantik sejumlah rektor lainnya dari berbagai kampus negeri di Indonesia.

Rektor Unimal Prof Apridar berharap, rektor yang menggantikannya tetap berkomitmen untuk mengutamakan kebersamaan dan keharmonisan di universitas yang baru berumur 17 tahun itu. “Selain itu, lanjutkan perjuangan untuk mencapai akreditasi institusi dengan kategori A,” pesan Apridar. (dik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved