Nova Handle Jembatan Krueng Teukuh

elaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT berjanji akan meng-handle atau menangani sendiri program

Nova Handle Jembatan Krueng Teukuh
SERAMBI/RAHMAT SAPUTRA
PLT Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT bersama Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim SH, anggota DPR RI, Teuku Riefky Harsya, dan rombongan meninjau jembatan Krueng Teukuh di Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee 

* Janji Masuk APBA-P 2019 atau APBA 2020

BLANGPIDIE - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT berjanji akan meng-handle atau menangani sendiri program pembangunan kembali jembatan Krueng Teukuh di Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Dia juga menjanjikan, pembangunan jembatan itu masuk program prioritas pada APBA Perubahan (APBA-P) 2019 atau paling telat APBA 2020.

Hal tersebut disampaikan Nova Iriansyah pada Selasa (18/12) malam, saat meninjau jembatan Krueng Teukuh bersama Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, anggota DPR-RI, Teuku Riefky Harsya, Asisten II Setdaprov, Taqwallah Mkes, Wabup Abdya, Muslizar MT, dan Ketua DPRK Zaman Akli, dan sejumlah anggota rombongan lainnya.

Peninjauan Plt Gubernur itu untuk menanggapi permintaan Bupati Akmal Ibrahim SH saat Nova melakukan kunjungan dan makan malam di rumah Wakil Ketua DPRK Abdya, Romi Syah Putra yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Abdya. Pada acara makan malam tersebut, Akmal menyentil rumitnya pembangunan jembatan Krueng Teukuh sehingga gagal dibangun pada 2019.

Mendengar pernyataan Bupati Abdya itu, secara spontan Nova Iriansyah mengaku tidak mengetahui bahkan kaget pembangunan jembatan Krueng Teukuh tidak masuk pada DOKA 2019. Sebab, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kuala Batee dengan Babahrot itu sudah diingatkan dia pada Bappeda dan dinas PU agar menjadi prioritas pembangunan 2019.

Bahkan, Nova meminta Asisten II Setdaprov, dr Taqwallah MKes mencari cara agar jembatan Krueng Teukuh bisa dibangun 2019 mendatang. “Cari cara agar 2019 ini bisa masuk,” tukas Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT kepada Taqwallah.

Usai makan malam, Nova Iriansyah bersama anggota DPR-RI Teuku Riefky Harsya, Bupati Akmal Ibrahim, dan rombongan pun turun ke lokasi pembangunan jembatan Krueng Teukuh. Setelah meninjau langsung, Plt Gubernur Aceh berjanji akan segera membangun jembatan yang sangat dibutuhkan oleh petani tersebut.

“Kita kita usahakan APBA-P (2019), atau selambat-lambatnya 2020,” janjinya. Bahkan, Nova juga berjanji akan menangangi langsung persoalan jembatan Krueng Teukuh tersebut, sehingga masyarakat tidak lagi naik rakit untuk pergi ke kebun. “Jadi, ini langsung saya tangani, gak saya serahkan lagi pada Bappeda,” tegasnya.

Plt Gubernur menilai, pembangunan jembatan Krueng Teukuh itu diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp 15 miliar. “Insya Allah, Rp 15 miliar selesai ini jembatan. Kita usahakan masuk di APBA-P, kalau APBA-P, September bisa ditender,” sebut jebolan Progam Magister Teknik Arsitektur ITB Bandung itu.

Mendengar jawaban itu, Akmal Ibrahim SH mengaku sangat bersyukur dan bangga, karena Plt Gubernur Aceh langsung turun ke lokasi dalam kondisi hujan dan malam hari. “Sangat bangga karena Pak Gubernur dan wakil ketua bersedia turun pada malam untuk meninjau langsung,” ujar Bupati Abdya itu.

Akmal menegaskan, jembatan sudah terbengkalai tujuh tahun itu memang menjadi prioritas kepemimpinan pasangan Akmal-Muslizar, sehingga ia sangat kesal dan marah saat mengetahui jembatan tersebut tidak masuk pada APBA/DOKA 2019. “Dengan Beliau lihat langsung, kan bisa menilai bagaimana penting dan urgennya jembatan ini. Apalagi, di sini ada ribuan petani yang lalu lalang setiap harinya pergi ke kebun,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPR-RI, Teuku Riefky Harsya berharap, jembatan Krueng Teukuh di Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Abdya itu bisa dibangun pada tahun 2019. “Setelah kita melihat dan mendengar langsung dari masyarakat tadi, memang jembatan ini sangat urgen dan perlu dibangun segera,” ujar Teuku Riefky Harsya.

Untuk itu, ia meminta, Pemerintah Aceh dan Pemkab Abdya agar membangun komunikasi yang baik sehingga pembangenan jembatan tersebut secepatnya terlaksana. “Seperti kita dengar bersama bahwa Pak Plt (Gubernur Aceh) berjanji akan membangun jembatan ini segera, kalau bisa pada APBA-P atau selambat-lambatnya 2020. Jadi, ini perlu dikawal dan dibangun komunikasi, sehingga pembangunan jembatan ini bisa terwujud,” ulasnya.

Riefky berjanji, dia siap mengawal janji Plt Gubernur Aceh tersebut, mengingat jembatan menghubungkan Kecamatan Babahrot dan Kuala Batee itu sangat diharapkan oleh puluhan ribu petani. Soalnya, jika jembatan itu terbangun, lanjutnya, selain membantu petani dalam membawa hasil panen, juga sudah mewujudkan harapan masyarakat yang sangat mengidamkan rampungnya jembatan tersebut pasca tujuh tahun silam terbengkalai.

“Selama ini, ada ribuan masyarakat harus naik rakit dan bertarung nyawa untuk pergi ke kebun. Jadi, sangat layak jembatan Krueng Teukuh ini segera dibangun,” pungkas Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat itu.(c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved