Breaking News:

Sebanyak 2.065 Kotak Suara Berbahan Kardus Rusak Terendam Banjir, KPU Siap Ganti

Sebanyak 2.065 kotak suara berbahan kardus yang disiapkan KPU Badung untuk pileg dan pilpres rusak akibat terendam banjir

Editor: Faisal Zamzami
Robinson Gamar
Kotak suara milik KPU Badung rusak akibat terendam banjir (Robinson Gamar) 

SERAMBINEWS.COM, DENPASAR - Sebanyak 2.065 kotak suara berbahan kardus yang disiapkan KPU Badung, Bali untuk pileg dan pilpres rusak akibat terendam banjir, menyusul hujan deras yang terjadi pada 8 Desember 2018 lalu sekitar pukul 02.00 Wita.

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta saat dihubungi Kamis (20/12/2018) mengatakan, banjir deras menyebabkan tembok kantor KPU Badung dekat gudang logistik roboh lalu menimbun saluran air yang ada di dekat gudang.

"Aliran air jaraknya hanya 5 meter dari gudang," kata pria yang akrab disapa Kayun ini.

Hujan berlangsung selama kurang lebih 3 jam.

Akibat terhambatnya saluran, menyebabkan air meluber ke gudang dan mengenangi kantor KPU Badung sampai ketinggian 50 sentimeter.

Pada kondisi normal, walaupun hujan deras, ketinggian air hanya mencapai dasar lantai saja.

Sehingga, langkah antisipasi yg dilakukan KPU Badung berupa pembuatan palet/alas dengan ketinggian 30 sentimeter untuk penempatan kotak surat suara dan bilik.

"Karena robohnya tembok kantor KPU Badung dan menimbun saluran air ini, sehingga genangan air mencapai ketinggian 50 sentimeter yang mengakibatkan susunan terbawah dari kotak suara yang ditumpuk itu terendam banjir lebih dari 3 jam," tutur Kayun.

Informasi mengenai terendamnya kotak dan bilik suara diketahui pada pagi hari dari petugas kepolisian yang bertugas di kantor KPU Badung.

"Karena kami baru tahu info dari kepolisian usai hujan reda pukul 6.30 pagi melalui grup WA. Jadi yang menginformasikan kebajiran ini adalah teman-teman polisi yang saat itu bertugas di Kantor KPU Badung. Gudang baru dibuka oleh petugas sekretariat pukul 6.30 Wita dan posisi air masih menggenangi gudang KPU Badung," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved