VIDEO - Warga Temukan Puluhan Kerangka Manusia Diduga Korban Tsunami Aceh 2004 Silam

Warga di Dusun Lamsenong, Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Rabu (19/12/2018) dikejutkan dengan penemuan puluhan kerangka manusia.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Warga di Dusun Lamsenong, Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Rabu (19/12/2018) dikejutkan dengan penemuan puluhan kerangka manusia.

Hingga sore, total sudah 46 kerangka manusia ditemukan, dan diduga merupakan korban Tsunami 2004 silam.

Penemuan bermula saat pekerja menggali sumur untuk septic tank, di proyek pembangunan perumahan di desa itu. Saat ditemukan, jasad dalam kondisi terbalut plastik hitam dan biru.

Padahal sepengatahuan warga, dilokasi tidak ada kuburan massal. Jasad-jasad ini pun kemudian kembali dikafankan dan dikebumikan dengan layak di desa tersebut.

Baca: Berikan Bantuan Sosial, Ini Pesan Wakil Ketua PKK Aceh untuk Masyarakat Aceh Besar

Baca: VIDEO - Lubang Jalan di Pasar Induk Lambaro Aceh Besar Jadi Kubangan Lumpur

Baca: Pekerja Rumah di Kajhu, Aceh Besar Temukan Belasan Kerangka Korban Tsunami, Begini Kronologinya

Lihat video di atas!

Pekerja Mimpi Didatangi Sosok Pencari Kutu

Warga Dusun Lamseunong, Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, dikejutkan dengan penemuan puluhan kerangka korban tsunami di desa tersebut, Rabu (19/12/2018).

Menurut cerita para pekerja pembangunan perumahan di desa itu, sebelum penemuan kerangka ini, ada dua pekerja yang bermimpi didatangi sosok pencari kutu.

"Ada yang mimpikan didatangi seseorang dicariin kutunya, disuruh awas ngak mau, dan ada juga yang mimpi bertemu sosok perempuan yang berdiri di kompleks perumahan tersebut," ungkap Ogie, pekerja proyek perumahan.

Sebelum puluhan kerangka ini ditemukan, tidak ada firasat atau tanda-tanda aneh yang dialami para pekerja.

Baca: OTT di Kantor KONI, KPK Amankan Uang Sekitar Rp 7 Miliar terkait Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora

Baca: Kisah Ole Solskjaer, Si Pembunuh Berwajah Imut yang Jadi Pelatih Baru Manchester United

Penemuan kerangka korban tsunami ini, bermula saat pekerja menggali sumur untuk membangun septic tank pada proyek perumahan di desa itu pada, Selasa (18/12/18), sekira pukul 17.00 WIB.

Awal mulanya penemuan kerangka itu, saat pekerja menggali sumur septic tank, kedalaman setengah meter, terlihat plastik atau bungkusan bewarna biru, setelah dibongkar ternyata isinya tulang belulang manusia.

Pantauan Serambinews.com, selain sejumlah kerangka tsunami ini, dipekirakan masih ada lagi di bawah bangunan rumah yang hampir rampung tersebut.

Karena masih terlihat plastik bungkusan bewarna hitam di bekas galian.

Hingga sore ini sudah ditemukan 46 kerangka dan segera dikafankan dan dikebumikan di desa tersebut. (*)

Penulis: Budi Fatria
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved