VIDEO - Para Istri Terduga Teroris Pertanyakan Penangkapan Suaminya

Mereka melapor kehilangan anggota keluarganya yang diyakini diciduk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror terkait isu teroris.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, Kamis (19/12/2018) kembali menerima laporan orang hilang dari tiga wanita bercadar dengan inisial R, N dan J setelah sehari sebelumnya, Rabu (18/12/2018) dua warga dengan inisial R dan C mendatangai kantor bantuan hukum tersebut untuk melaporkan hal yang sama.

Mereka melapor kehilangan anggota keluarganya yang diyakini diciduk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror terkait isu teroris.

Salah seorang pelapor dengan inisial R yang kini dalam kondisi hamil 6 bulan sangat berharap kabar tentang suaminya.

Baca: Islam Agama Paling Toleran, Tapi Ada Batasannya

Baca: Dugaan Pengaturan Skor di Final Piala AFF 2010 Dibongkar, Mantan Pemain Timnas: Ada yang Berkhianat

Baca: Tiga Kerangka Korban Tsunami Diambil Keluarga, Puluhan Lainnya Dikebumikan di Belakang LP Kajhu

Ketua YARA, Safaruddin SH mengatakan, pihaknya sangat menghormati penengakan hukum yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror.

Namun dia berharap polisi segera memberitahukan kepada keluarga terkait kebenaran hal penangkapan tersebut.

“Kalau terjadi sesuatu terhadap mereka siapa yang bertanggung jawab, apakah negera bertanggung jawab? Kalau yang mengandung ini terjadi apa-apa misalnya, kalau yang punya bayi ini terjadi apa-apa efek dari kehilangan suami, siapa yang akan bertangungjawab?” Ujar Safaruddin

Penulis: M Anshar
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved