Jembatan Jamur Ujung Masih Putus

Anggota DPRA, Bardan Sahidi meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT untuk memerintahkan

Jembatan Jamur Ujung Masih Putus
SERAMBINEWS.COM
Bardan Sahidi 

* Dewan Desak Plt Gubernur Tangani Segera

BANDA ACEH - Anggota DPRA, Bardan Sahidi meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT untuk memerintahkan Kepala Balai PJN I atau Kepala Dinas PUPR Aceh agar secepatnya memperbaiki jembatan Jamur Ujung Wih di lintasan jalan nasional Bener Meriah-Bireuen yang ambruk dan putus tiga hari lalu, akibat abutment atau kepala jembatannya tergerus banjir.

“Jembatan yang putus di lintasan jalan nasional, kawasan Kampung Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah itu, sampai kini belum ditangani, sehingga arus transportasi penumpang dan barang lewat lintasan itu masih terputus,” ungkap Bardan Sahidi kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada saat menjelang berakhirnya rapat paripurna III dengan agenda pengesahan 8 raqan menjadi Qanun Aceh, Kamis (21/12) siang.

Bardan menjelaskan, perlunya membangun jembatan darurat di lintasan tersebut karena itu merupakan jalur strategis bagi petani kopi dan hortikultura dari Aceh Tengah dan Bener Meriah menjual hasil panen mereka tepat waktu ke Bireuen, Medan, dan Banda Aceh. Menjelang tahun baru, sebut politisi PKS ini, volume kopi dan produksi hortikultura dari Bener Meriah dan Aceh Tengah yang mau dijual ke Bireuen, Medan dan Banda Aceh itu meningkat tajam seiring tingginya permintaan.

“Jadi, kalau terlalu lama penanganan jembatan Jamur Ujung yang roboh itu, yang akan menerima kerugian paling besar adalah petani kopi dan hortikultura. Mereka akan mengalami kesulitan untuk menjual hasil panen kopi dan hortikulturanya ke Bireuen dan daerah lainnya,” tukas Sekretaris Fraksi Gerinda-PKS itu.

Untuk itu, tegasnya, memperbaiki kembali jembatan yang putus dan roboh di lintasan jalan nasional tersebut sangat penting dan urgen. Sebab, itu secara langsung pemerintah telah membantu dan memfasilitasi masyarakat tani untuk menjual hasil pertaniannya tepat waktu ke pasar.(her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved