Penyelundupan Bawang Digagalkan

Petugas Bea Cukai Aceh berhasil menggagalkan penyelundupan bawang merah yang diduga berasal dari Malaysia

Penyelundupan Bawang Digagalkan
Dok.Petugas Bea Cukai
Petugas Bea Cukai amankan KM Bintang Laut-1 membawa bawang merah ilegal asal luar negeri. 

* Di Perairan Aceh Tamiang

LANGSA - Petugas Bea Cukai Aceh berhasil menggagalkan penyelundupan bawang merah yang diduga berasal dari Malaysia pada Kamis (20/12) siang, sekitar pukul 15.00 WIB. Bawang ilegal itu diangkut menggunakan Kapal Motor (KM) Bintang Laut-1 GT 15 No.147 /QQD dengan jarak 12 mil dari perairan Aceh Tamiang.

Petugas mengamankan 6 awak kapal terdiri dari 1 nahkoda dan 5 anak buah kapal (ABK), serta barang bukti sebanyak 17 ton bawang merah. Penangkapan KM Bintang Laut I berbendera Indonesia ini dilakukan oleh petugas Bea Cukai Kapal Patroli Laut 15021 KPPBC Lhokseumawe dan BKO Kapal Patroli Kanwil Bea Cukai Aceh.

Diduga KM Bintang Laut I ini berlayar dari Pelabuhan Seberang Perai Pulau Penang, Malaysia dengan tujuan membawa bawang ilegal menuju kawasan Aceh Tamiang. Awalnya, petugas Bea Cukai Aceh mendapat informasi dari masyarakat, bahwa akan ada aksi penyelundupan bawang merah yang diangkut menggunakan KM Bintang Laut-1 GT 15 No. 147/QQd dari Malaysia.

Mendapat laporan itu, petugas Bea acukai langsung melakukan operasi laut di kawasan Selat Malaka dan berhasil mendeteksi kapal penyelundup di kawasan perairan Aceh Tamiang. Petugas langsung mengejar dan menangkap KM Bintang Laut-1 dengan 6 awak kapal tanpa ada perlawanan di tengah laut.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam KM Bintang Laut-1 ditemukan bawang merah tanpa dokumen pelindung pengangkut atau dokumen impor. Barang bukti bersama KM Bintang Laut-1 digiring ke Pelabuhan Kuala Langsa dan

6 awak kapal diamankan ke Kantor Bea Cukai Langsa, sedangkan bawang merah langsung diangkut dengan truk tronton ke Banda Aceh.

Kepala KPPBC Type Madya Kuala Langsa, M Syuhada, saat dikonfirmasi via telepon mengakui penangkapan KM Bintang Laut-1 dan 6 awak kapal, dengan BB sekitat 17 ton bawang merah ilegal. “Barang bukti telah dibawa ke Banda Aceh dan 6 anak awak kapal diamankan di Kantor KPPBC Type Madya Kuala Langsa,” ujarnya.

Enam awak kapal yang diamankan yakni Muk (38) merupakan kapten kapal, Sam (30) kapten mesin dan Abd (29), RS (21), AS (54), Muk (45) kesemuanya anak buah kapal. Diduga bawang merah selundupan ini milik seorang pengusaha di Langsa.(zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved