Tiga SPBU Disanksi

PT Pertamina Marketing Branch Aceh memberikan sanksi kepada tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

Tiga SPBU Disanksi
SERAMBINEWS.COM/DEDI ISKANDAR
Antrean puluhan kendaraan 

* Tidak Dipasok Solar Selama 1 Bulan

CALANG - PT Pertamina Marketing Branch Aceh memberikan sanksi kepada tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Jaya. Ketiga SPBU tersebut dijatuhkan hukuman lantaran melakukan pelanggaran dengan menyalurkan BBM bersubsidi kepada yang tidak berhak.

Hal tersebut disampaikan Sales Executive Retail VI Pertamina Aceh, Dimas Mulyo Widyo S kepada wartawan, Sabtu (22/12). Dimas menyatakan, ketiga SPBU tersebut menerima sanksi berupa pembinaan dari Pertamina. “Benar, ada tiga SPBU dari lima SPBU yang ada di Calang saat ini menerima sanksi pembinaan dari Pertamina,” ujarnya.

Ia menyebutkan, ketiga SPBU yang diberi sanksi tersebut masing-masing adalah, SPBU 14.236.420 Calang, Kecamatan Krueng Sabe, SPBU 14.236.472 Teunom, dan SPBU 14.236.495 Jalan Usaid Ketapang, Krueng Sabe.

Dimas membeberkan, bentuk sanksi yang diberikan Pertamina untuk ketiga SPBU itu berupa penghentian pasokan khusus biosolar bersubsidi selama 30 hari atau satu bulan. “Sanksi lainnya, SPBU itu juga diharuskan membayar selisih harga BBM sebesar jumlah liter pelanggaran yang telah dilakukan,” tambahnya.

Pelanggaran itu, ucapnya, terungkap berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan, dan juga via laporan dari kepolisian, serta monitoring melalui closed circuit television (CCTV). Dari bukti-bukti tersebut, tukas dia, akhirnya Pertamina memberikan sanksi kepada SPBU yang menyalurkan BBM solar kepada yang tidak berhak.

“Sekarang kita hanya memberikan sanksi skorsing saja kepada tiga SPBU tersebut. Kita harapkan, ke depannya ketiga SPBU itu insaf,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sales Executive Retail VI Pertamina Aceh, Dimas Mulyo Widyo S menegaskan, bila peringatan yang dijatuhkan itu tidak diindahkan ketiga SPBU tersebut, maka PT Pertamina akan memberikan sanksi lebih berat seperti menghentikan pasokan BBM. Untuk itu, ulasnya, Pertamina akan melakukan pengawasan dan pemantauan selama satu hingga enam bulan terhadap ketiga SPBU itu.

“Jika nanti masa skorsing tersebut selesai, masih ada masa pemantauan yang dilakukan selama satu sampai dengan enam bulan ke depan. Kalau mereka masih melanggar, kita akan memberi tindakan lebih keras, bisa berupa pemutusan kontrak pasokan BBM Solar,” tegasnya.(c52)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved