Breaking News:

Aceh Siapkan 72 Guru Produktif Jadi Asesor Sekolah Menengah Kejuruan

Dinas Pendidikan Aceh menyiapkan sebanyak 72 guru produktif untuk menjadi asesor di lembaga pendidikan SMK.

Penulis: Nasir Yusuf | Editor: Yusmadi
Dok. Dinas Pendidikan Aceh
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin, M.Pd menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada peserta pelatihan yang dinyatakan lulus dan berkompeten, Sabtu (22/12/2018) di Medan. 

Laporan M Nasir Yusuf | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pendidikan Aceh menyiapkan sebanyak 72 guru produktif untuk menjadi asesor di lembaga pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin MPd, Senin (24/12/2018) mengatakan ketersediaan tenaga asesor di lambaga pendidikan kejuruan dinilai sangat penting.

Hal itu, karena ke depan lulusan SMK tidak hanya cukup dengan memiliki selembar ijazah tanda tamat sekolah, tapi juga diperlukan adanya sertifikat lulus uji kompetensi terhadap bidang kerja sesuai bidang keahlian siswa.

Karena itulah Dinas Pendidikan Aceh mengirimkan sebanyak 72 guru produktif dari sejumlah SMK untuk dilatih menjadi asesor.

Baca: Dinas Pendidikan Aceh Sertifikasi 1.000 Siswa SMK, Ini Tujuannya

Dikatakan, para guru yang bersertifikat asesor ini, nantinya dapat melakukan uji kompetensi sesuai standar yang telah ditetapkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Syaridin juga mengharapkan dengan adanya 72 guru produktif yang dinyatakan lulus menjadi asesor, mereka diharapkan juga bisa menjadi tenaga asesi guru produktif lainnya yang tersebar di berbagai SMK di Aceh.

Kadis Pendidikan Aceh juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada PT.

Innovam Indonesia Global yang telah ikut andil dalam menyukseskan kegiatan pelatihan asesor dengan menghadirkan master asesor dari LSP Pihak Ketiga (LSP-P3) dan master asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), ujarnya.

Baca: Pak Sekda ‘Guru’ yang Baik

Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin M.Pd mengatakan kegiatan ini dibagi dalam dua tahap, untuk tahap pertama tanggal 15-22 Desember untuk bidang studi Pariwisata dan tahap kedua tanggal 22-29 Desember 2018, bidang studi Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Sepeda Motor (TSM), ujaranya.

Kegiatan berlangsung di Medan itu terut dihadiri oleh Kapala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin, dan Direktur PT. Innovam Indonesia Global, Hasutan Kosim alias Abok. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved