Breaking News:

Tsunami di Banten dan Lampung

Fakta Pascatsunami Selat Sunda: Korban Meninggal Mencapai 373 orang

Sementara, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan pemasangan alat pemantau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Editor: Fatimah
Pusdalsis KG
Kondisi mobil-mobil di Wisma Kompas Gramedia Karang Bolong Banten setelah dihantam tsunami, Minggu (23/12/2018).(Pusdalsis KG) 

SERAMBINEWS.COM - Tsunami telah menerjang kawasan Selat Sunda tepatnya wilayah Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2018) pukul 21.27 WIB.

Pasca tsunami yang menerjang Selat Sunda pemerintah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan mengenai penyebab terjadinya tsunami.

Sementara, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan pemasangan alat pemantau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Baca: Cerita Natal dari Yogyakarta, Warga Muslim Jaga Rumah Umat Kristiani yang Pergi ke Gereja

Tsunami yang melanda kawasan tersebut telah menelan ratusan korban jiwa dan ribuan orang mengungsi.

Berikut fakta terbaru pasca tsunami di Selat Sunda dikutip dari berbagai sumber, Selasa (25/12/2018).

1. Pemerintah bentuk tim untuk lakukan penyelidikan

Pemerintah membentuk tim yang melibatkan para ahli dari berbagai instansi seperti BPPT, LIPI, BMKG, BIG, LAPAN, Pushidros TNI-AL dan Kementerian ESDM untuk melakukan penyelidikan terkait penyebab tsunami.

Penelitian atau penyelidikan tersebut penting dilakuka untuk menghindari bermacam spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Baca: 11 Tanda Orang dengan EQ Lemah, Salah Satunya Mudah Tersinggung

“Bahwa ini bukan tsunami karena gempa vulkanik, tapi karena longsor seluas 64 hektar dari gunung anak Krakatau,” kata Luhut dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/12/2018) malam dikutip dari Kompas.com.

Sementara ini para ahli menganalisis penyebab tsunami mengarah pada terjadinya flank collapse/longsoran Anak Gunung Krakatau.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved