Tsunami di Banten dan Lampung

Update Terbaru Tsunami di Selat Sunda, BNPB: 430 Orang Meninggal Dunia dan 159 Orang Masih Hilang

"Jumlah korban meninggal hingga Rabu (26/12/2018) pukul 13.00 WIB, sebanyak 430 orang, 1.495 orang mengalami luka-luka, dan 159 orang hilang,"

Update Terbaru Tsunami di Selat Sunda, BNPB: 430 Orang Meninggal Dunia dan 159 Orang Masih Hilang
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Sejumlah jasad korban meninggal dunia akibat gelombang tsunami akan dipindahkan ke rumah sakit umum Pandeglang di Puskesmas Carita, Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018). Informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) data terkini korban hingga pukul 16.00 WIB, yaitu 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang belum ditemukan.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI) 

SERAMBINEWS.COM - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pada hari ini, Rabu (26/12/2018) hingga pukul 13.00 WIB, sebanyak 430 orang meninggal dunia.

Hal tersebut ia sampaikan saat menyampaikan data terkini penanganan tsunami Selat Sunda, di Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur.

"Jumlah korban meninggal hingga Rabu (26/12/2018) pukul 13.00 WIB, sebanyak 430 orang, 1.495 orang mengalami luka-luka, dan 159 orang hilang," ujar Sutopo, Selasa (25/12/2018).

Dampak bencana tsunami ini melanda daerah pesisir di pantai barat Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, dan di pantai selatan Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.

Di Kabupaten Serang, daerah yang terdampak adalah Kecamatan Anyer dan Cinangka. Tercatat 29 orang meninggal dunia, 62 orang luka-luka, 68 orang hilang dan 40 unit rumah rusak.

Lampung Selatan daerah terdampak meliputi Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Sidomulyo dan Ketibung. Tercatat 113 orang meninggal dunia, 289 orang luka-luka, dan 4.200 orang mengungsi.

Sedangkan di Pesawaran terdapat 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka, 231 orang mengungsi dan 134 unit rumah rusak.

Sutopo menjelaskan, bahwa Kabupaten Pandeglang menjadi wilayah yang paling banyak ditemukan korban jiwa, yaitu sebanyak 290 orang meninggal dunia dan 1.143 orang mengalami luka-luka.

"Jumlah pengungsi bertambah, karena titik-titik evakuasi dan pengungsian yang baru dilaporkan. Jumlah pengungsi saat ini adalah 21.991 orang," ujar Sutopo.

"Dan data yang kami sampaikan data sementara, karena tim SAR (gabungan) sedang fokus di selatan Pandegkang, yaitu Kecamatan Sumur," lanjut Sutopo.(*)

Baca: Pria Ini Nekat Jual Ginjal Demi Beli iPhone 4, Kini Kondisi Kesehatannya Memburuk Hingga Cacat

Baca: Longsoran Gunung Anak Krakatau yang Sebabkan Tsunami Selat Sunda Seluas 64 Hektar

Baca: Tulis Surat Terbuka, 5 Pendiri PAN Minta Amien Rais Mundur dari Dunia Politik, Ini Alasannya

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Update BNPB: 430 Orang Meninggal Dunia Akibat Tsunami Selat Sunda

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved