Mayat Hanyut belum Dievakuasi

Kabar miris berembus dari lokasi penemuan mayat hanyut di Sungai Souraya, Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat,

Mayat Hanyut belum Dievakuasi
Foto Kiriman Warga Sigrun, Darmansyah.
PETUGAS kepolisian sektor (Polsek) Sultan Daulat bersama tim lain tampak mengevakuasi mayat yang ditemukan hanyut di perairan Sungai Souraya, Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Rabu (26/12/2018) sore tadi untuk dibawa RSUD setempat malam ini. 

* Karena tak Ada Ambulans

SUBULUSSALAM - Kabar miris berembus dari lokasi penemuan mayat hanyut di Sungai Souraya, Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Rabu (26/12). Betapa tidak, hingga tadi malam, mayat tanpa identitas yang ditemukan warga tanpa pakaian sekitar pukul 18.20 WIB itu, belum dievakuasi dari tepi sungai ke RSUD Kota Subulussalam lantaran tak ada ambulans.

Kabar belum dievakuasinya mayat yang diduga korban banjir bandang di Kecamatan Silima Pungga-punga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut) itu disampaikan sejumlah warga. Bahkan, di media sosial juga jadi pembahasan viral terkait tak dievakuasinya mayat yang merupakan korban bencana alam tersebut dengan alasan tak ada ambulans.

“Dari sore sampai malam ini pukul 19.47 WIB, jenazah belum dievakuasi. Di telepon pihak ambulans, alasan supir ambulans tidak ada uang minyak. Tolong solusinya kepada pihak terkait. Kasihan melihat jenazah ini,” tulis Ardiansyah dalam akun media sosialnya yang turut ditag ke wartawan Serambi.

Untuk kepastian informasi itu, wartawan melakukan konfirmasi ke Kandong Maha, tokoh pemuda Sultan Daulat dan Kapolsek Sultan Daulat, AKP Dodi. Kapolsek membenarkan adanya laporan mayat yang hanyut dan ditemukan di wilayah tugasnya. Ditanya perihal mengapa belum dievakuasi mayat tersebut, Kapolsek AKP Dodi berjanji, akan berkoordinasi kembali dengan instansi terkait.

Pun demikian dengan Kadis Kesehatan, Kota Subulussalam, Masyhuri SKM yang dikonfirmasi secara terpisah. Masyhuri juga hanya berjanji akan menanyai masalah ketiadaan ambulans yang heboh diperbincangkan publik sehingga tidak bisa mengevakuasi mayat korban bencana itu. Untuk diketahui, masyarakat Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat kembali menemukan mayat yang mengapung hanyut di Sungai Souraya, Rabu (26/12). Mayat tanpa identitas dengan kondisi tanpa pakaian itu ditemukan sekitar pukul 18.20 WIB.

Asmadi, warga setempat kepada Serambi membenarkan informasi penemuan mayat tersebut. Mayat orang dewasa ini, sebutnya, sudah membusuk dan diduga merupakan korban banjir bandang yang melanda dua desa di Kecamatan Silima Pungga-punga, Kabupaten Dairi, Sumut. Pasalnya, enam warga dikabarkan masih hilang sejak kejadian banjir bandang pada Selasa (18/12/18) sore lalu.

Semula, ada warga di Ulu yakni Sigrun dan Suka Maju melihat mayat mengapung di sungai. Lalu sesampai di Desa Jabi-Jabi, warga menahan mayat dengan perahu dan membawa ke tepi sungai. Mayat itu tampak mengapung dengan kondisi telungkup.

Mayat Ketiga di Sungai Souraya
Sementara itu, berdasarkan catatan Serambi, mayat tersebut merupakan penemuan mayat ketiga oleh warga yang hanyut di Sungai Souraya. Mayat pertama ditemukan pada Rabu lalu atau sehari pascabencana banjir bandang, sehingga kondisinya masih utuh. Mayat kedua adalah anak-anak berjenis kelamin perempuan yang ditemukan, Minggu (23/12) pagi lalu. Jika sesuai informasi yang beredar bahwa ada enam warga korban banjir bandang yang hilang, maka diduga masih ada tiga korban yang belum ditemukan.(lid)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved