Oprit Jembatan Mbarung Aceh Tenggara Amblas Lagi, Kali Ini dari Arah Lawe Alas

Oprit Jembatan Mbarung yang menghubungkan Kecamatan Babussalam dan Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara amblas lagi, Kamis (27/12/2018).

Oprit Jembatan Mbarung Aceh Tenggara Amblas Lagi, Kali Ini dari Arah Lawe Alas
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Oprit Jembatan Mbarung yang menghubungkan Kecamatan Babussalam dan Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara amblas, Kamis (27/12/2018). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Oprit Jembatan Mbarung yang menghubungkan Kecamatan Babussalam dan Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara amblas lagi, Kamis (27/12/2018) dini hari.

Hal itu terjadi akibat diterjang arus deras Sungai Alas. Akibatnya, badan jalan hanya tersisa dua meter lebih. Kenderaan yang melintas harus ekstra hati-hati.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmad Hardeny Yanto Ekosaputro SIK MSI melalui Kapolsek Babussalam, Iptu Sabrianda, kepada Serambinews.com, Kamis (27/12/2018) mengatakan, oprit jembatan itu amblas sekitar 4x5 meter dengan kedalaman 4 meter.

Baca: Protes Soal Jembatan, Warga Kaway XVI dan Pante Ceureumen Demo ke DPRK Aceh Barat

Baca: BREAKING NEWS - Enam Rumah di Aceh Tenggara Kembali Diterjang Banjir Bandang

Baca: Jangan Lewatkan, Ini Jadwal Lengkap Debat Capres 2019 Jokowi vs Prabowo di Kompas TV hingga tvOne

Saat ini, jalan tersebut bisa dilintasi namun harus ekstra hati-hati karena oprit jembatan itu telah diperbaiki dengan batu besar oleh PT ANDAL bersama Dinas PUPR Aceh Tenggara.

Sebelumnya, oprit jembatan ini pernah amblas, tapi pada bagian kiri dari arah Kecamatan Babussalam.

Kini giliran oprit dari arah Lawe Alas yang amblas.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepanjang lima meter dan lebar tujuh meter oprit jembatan Mbarung putus, Jumat (15/12/2018).

Oprit jembatan Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara putus total akibat dihantam derasnya arus sungai Alas, Jumat (15/12/2018).
Oprit jembatan Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara putus total akibat dihantam derasnya arus sungai Alas, Jumat (15/12/2018). (SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI)

Hal itu terjadi akibat dahsyatnya derusan Sungai Alas.

Akibatnya, hanya tersisa bahu jalan sekitar satu meter dan hanya bisa dilintasi kenderaan roda dua itupun harus hati-hati.(*)

Baca: Usai Makan Kenduri Maulid, 28 Warga Ujong Rimba Pidie Alami Keracunan Massal

Baca: Suara Dentuman Terdengar Beberapa Kali, Status Gunung Anak Krakatau Meningkat Menjadi Siaga

Baca: Pascatsunami, Pemukiman Warga Serang Kini Dilanda Banjir

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved