'Penjara Rahasia' 100 Paus Terungkap Berkat Drone, Diterbangkan di Atas Pantai Pasifik Rusia

Sebuah drone yang diterbangkan di atas lepas pantai Pasifik Rusia dekat kota Nakhodka mengungkap "penjara" yang mengurung lebih dari 100 paus.

'Penjara Rahasia' 100 Paus Terungkap Berkat Drone, Diterbangkan di Atas Pantai Pasifik Rusia
Foto ini dirilis oleh kelompok konservasi paus swasta di Thailand ThaiWhales pada Sabtu (2/6/2018) dan diambil Senin (28/5/2018). Relawan ThaiWhales dan dokter hewan dari Departemen Kelautan dan Sumber Daya Pesisir Thailand berupaya menyelamatkan seekor paus pilot jantan. (AFP/ThaiWales) 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah drone yang diterbangkan di atas lepas pantai Pasifik Rusia dekat kota Nakhodka mengungkap "penjara" yang mengurung lebih dari 100 paus.

100 paus yang terkurung adalah 11 paus orca dan 90 paus beluga.

Kurungan yang dijuluki "penjara paus" itu diyakini ilegal oleh para ahli.

Menurut badan amal satwa liar yang berbasis di Inggris, Whale and Dolphin Conversation (WDC), temuan penjara ilegal ini adalah yang terbesar dalam kasusnya.

Baca: Stok Darah Sering Kosong

Diperkirakan paus tersebut terus ditangkap dan rutin diperjualbelikan ke taman hiburan laut di China dengan harga fantastis, yakni sekitar 6 juta dollar AS.

Negeri tirai bambu sudah memiliki lebih dari 60 taman laut dan sekitar 12 taman laut lain masih dibangun.

Pada dasarnya penangkapan catacea yang meliputi paus, lumba-lumba, dan pesut hanya berlaku untuk alasan ilmiah dan edukasi.

Sementara operasi jual beli untuk hiburan adalah ilegal.

Baca: 10 Negara dengan Jumlah Operasi Plastik Terbanyak

Investigasi yang dilakukan media lokal Novaya Gazeta menemukan ada empat perusahaan yang terlibat dalam kasus ini.

Catatan mengungkap, perusahaan tersebut sebelumnya pernah mengekspor 13 paus ke China antara 2013 sampai 2016.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved