Breaking News:

Ketua HUDA Tu Sop Jeunieb Safari Dakwah ke Malaysia, Diawali dari Surau An Nur Sri Murni Selayang

Momentum ini harus jadi titik awal untuk menyatukan visi masyarakat Aceh di perantauan dalam kebaikan dan perbaikan.

SERAMBINEWS.COM
Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab (Tu Sop) | Ketua 1 Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA). Ketua PCNU dan Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, Bireuen. 

Laporan Jalimin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Tanfidziah Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Aceh Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab melakukan kunjungan safari dakwah di Malaysia mulai 28 Desember 2018 hingga 3 Januari 2019.

Ketua Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat Tgk M Yusuf Nasir sapaan akrabnya Abiya Rauhul Mudi yang juga ikut dalam safari dakwah dengan masyarakat Aceh di Malaysia, Sabtu (29/12/2018) mengatakan, serangkaian acara safari dakwah di Malaysia diawali dengan p1engajian Tastafi dan Zikir Akbar Majelis Zikir Yadara di Surau An-Nur Sri Muda Selayang Malaysia.

Baca: Arung Jeram Aceh Timur Kirim Personel ke Jawa Tengah untuk Ikut Kursus Arus Deras

Baca: Gubernur Jakarta Anies Baswedan Gratiskan Masuk Monas dan Ragunan Untuk Difabel dan Lansia

“Kegiatan Safari Dakwah dimulai dengan pengajian dan zikir di surau Sri Murni Selayang, dalam rangka Maulidurrasul memenuhi undangan dari Comunity Aceh Peduli yang telah menjalin kerja sama dengan BMU beberapa waktu lalu," kata Abiya.

Ketua Tanfidhiah PB Huda Aceh Tgk HM Yusuf Abdul Wahab yang akrab disapa Tu Sop Jeunieb mengatakan selain silaturahmi dengan Aceh Peduli juga memenuhi undangan serangkaian perayaan Maulid Nabi Muhammad saw yang digelar oleh masyarakat Aceh di sejumlah tempat di Malaysia.

Selain itu kegiatan safari ini termasuk aktivitas rutin dalam rangka pengembangan pergerakan cinta ilmu dan syariat.

Baca: Bawa Sekarung Uang saat Beli Motor, Wanita Ini Sebut Tidak Mau Terbebani Utang

"Momentum ini harus jadi titik awal untuk menyatukan visi masyarakat Aceh di perantauan dalam kebaikan dan perbaikan," ujar Tu Sop.

Tu Sop menambahkan, Aceh harus dibangun secara bersama-sama oleh seluruh komponen anak bangsa sesuai dengan peran dan profesi masing-masing.

Untuk itu, harap Tu Sop yang juga Imam Besar Barisan Muda Ummat ini, masyarakat Aceh dimana pun berada harus ditempa agar menjadi orang-orang baik.

"Saat stok orang baik cukup, maka nilai-nilai kebaikan akan bangkit ke permukaan dan menjadi arus yang kuat. Saat itulah, Aceh akan bangkit untuk menatap masa depan yang lebih baik," ujar Tu Sop yang juga Pimpinan Yayasan Dayah Bersaudara (Yadara) Grup.

Halaman
12
Penulis: Jalimin
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved