Gedung SD Percontohan Dihibahkan ke MTsS Lama Inong

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) sedang memproses hibah gedung bekas SD Percontohan di Gampong

Gedung SD Percontohan Dihibahkan ke MTsS Lama Inong
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Sebanyak 5.303 siswa SMA dan MA di Bireuen, Senin (9/4/2018) mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah masing-masing. 

BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) sedang memproses hibah gedung bekas SD Percontohan di Gampong Panto Cut untuk diserahkan kepada Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Lama Inong, Kecamatan Kuala Batee. Gedung sekolah yang tidak difungsikan lagi sejak beberapa tahun terakhir itu diharapkan bisa digunakan sebagai ruang belajar madrasah swasta tersebut.

Proses hibah aset Dinas Pendidikan Abdya itu setelah kepala MTsS Lama Inong mengajukan surat kepada Bupati Abdya tanggal 1 Agustus lalu. Isinya, memohon hibah bekas gedung dan tanah lokasi SDN 1 Pasar Kota Bahagia menjadi hak milik madrasah swasta tersebut.

Permohonan hibah diajukan dengan alasan MTsS Lama Inong yang beroperasi sejak beberapa tahun lalu, belum memiliki tanah dan bangunan. Namun, untuk tempat belajar, madrasah tersebut sudah mendapat status pinjam pakai gedung bekas SDN 1 Pasar Kota Bahagia karena murid sekolah dasar tersebut sudah pindah ke gedung baru di lokasi lain.

Informasi yang diperoleh Serambi, Minggu (30/12), menindaklanjuti permohonan hibah tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Drs Thamrin sudah mengajukan telaah staf kepada Bupati Akmal Ibrahim. Dalam telaah staf tanggal 26 November lalu, dijelaskan bahwa SDN 1 Pasar Kota Bahagia dipindahkan lokasinya dengan pertimbangan rencana pengembangan pusat kota kecamatan, di mana lokasi sekolah tersebut berada di wilayah perkotaan.

Karenanya, dalam telaah staf tersebut disarankan jika Bupati berkenan dan setuju yang dihibahkan adalah tanah dan bangunan bekas SD Percontohan yang berlokasi di Gampong Panto Cut. Gedung sekolah tersebut tidak difungsikan lagi sejak beberapa tahun terakhir karena jumlah murid sangat minim, sehingga digabung dengan sekolah lain.

Informasi terbaru, telaah staf tersebut sudah mendapat tanggapan Bupati Abdya dan sudah dilimpahkan kepada Sekda untuk kemudian diteruskan kepada bagian aset pada Badan Keuangan Derah (BKD) guna diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Pendidikan Abdya, Jauhari SPd yang dihubungi Serambi, Minggu kemarin, membenarkan, adanya surat kepala MTsS Lama Inong kepada Bupati yang memohon hibah tanah dan gedung bekas SDN 1 Pasar Kota Kota Bahagia. Surat permohonan itu, jelasnya, juga ditembuskan kepada Dinas Pendidikan setempat. “Tapi, kewenangan memutuskan hibah aset seperti itu adalah pimpinan (bupati), sedangkan saya (kadis pendidikan) tak berwenang sama sekali,” ucap Jauhari.

Sementara itu, Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Abdya, Rusli menyambut baik bila Bupati Akmal Ibrahim memutuskan hibah tanah dan gedung bekas SD Percontohan di Desa Panto Cut sebagai tempat PBM MTsS Lama Inong. Sebab, gedung sekolah percontohan itu tidak dimanfaatkan lagi sehingga terkesan mubazir. Sebaliknya, murid madrasah swasta tersebut tidak punya sarana untuk proses belajar mengajar (PBM). “Karena itu, kita berharap, tahun pelajaran 2019, murid MTsS Lama Inong sudah bisa menggunakan gedung bekas SD Percontohan tersebut,” pungkas Rusli.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved