Satpol PP Razia Sampai Dini Hari

Kantor Satpol PP dan WH Lhokseumawe menurunkan 50 personel saat pergantian tahun dari 2018 ke 2019

Satpol PP Razia  Sampai Dini Hari
For Serambinews.com
Pemerintah Kota Sabang mengeluarkan Seruan bersama terkait malam tahun baru 

* Awasi Aktivitas Warga Saat Malam Tahun Baru

LHOKSEUMAWE - Kantor Satpol PP dan WH Lhokseumawe menurunkan 50 personel saat pergantian tahun dari 2018 ke 2019. Satpol akan melakukan razia dan patroli mulai Senin (31/12) pukul 20.00 WIB hingga Minggu (1/1) dini hari nanti. Bila ditemukan warga yang meniup terompet atau membakar petasan di tempat umum, akan langsung diamankan oleh petugas.

Kasatpol PP dan WH Lhokseumawe, Dr Irsyadi, kemarin, menjelaskan, menjelang pergantian tahun kali ini, MPU setempat sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tak menggelar pesta pergantian tahun di kafe, hotel, atau tempat-tempat umum lainnya, serta tidak meniup terompet dan membakar petasan. “Imbauan itu sudah kami sebarkan ke para pihak terkait, termasuk disosialisasikan kepada masyarakat melalui spanduk-spanduk,” ujarnya.

Untuk mendukung imbauan MPU tersebut, menurut Irsyadi, pihaknya akan melakukan patroli dengan mengerahkan 50 personel. “Bila di kafe, hotel, atau wisma dan tempat umum lainnya ada pesta menyambut tahun baru, akan langsung dibubarkan. Kita juga akan mengamankan siapa saja yang meniup terompet atau membakar petasan di tempat umum pada malam pergantian tahun. Bila ditemukan, orang tersebut akan dibawa ke kantor Satpol PP dan WH untuk diberikan peringatan,” ujarnya. Karena itu, Irsyadi mengharapkan semua masyarakat Lhokseumawe dapat mengikuti imbauan yang sudah dikeluarkan MPU .

Untuk diketahui, beberapa hari lalu MPU Lhokseumawe mengeluarkan imbauan terkait pergantian tahun. Isi imbauan itu antara lain seluruh hotel, wisma, rumah penginapan, kafe, lokasi wisata, dan tempat-tempat lainnya untuk tidak menggelar pesta dalam rangka menyambut tahun baru masehi, kepada seluruh masyarakat muslim tetap mengadakan aktivitas seperti biasanya, bagi warga nonmuslim untuk dapat menghargai daerah yang memperlakukan syariat islam dan perrayaan tahun baru masehi hendaknya dilaksanakan dengan tertib di dalam ruangan, serta tetap menjaga kenyamanan masyarakat lainnya.

Kepada Pemko Lhokseumawe, MPU setempat meminta agar tak memberikan izin dan dukungan atas segala kegiatan yang menimbulkan kemungkaran serta pesta pora, pembakaran mercon, kembang api, meniup terompet, dan sejenisnya saat malam pergantian tahun.

Patroli Sampai ke Gunung Salak
Secara terpisah, Kasatpol PP Aceh Utara, Fuad Mukhtar melalui Ketua WH, Tgk Mursalin, kepada Serambi, kemarin, menyebutkan, untuk patroli pergantian tahun baru pihaknya menurunkan 124 petugas yang terdiri atas 94 anggota wilayatul Hisbah (WH) dan 30 petugas satpol PP. Mereka, sebutnya, akan berpatroli ke tempat rekreasi seperti Gunung Salak yang berada di perbatasan Aceh Utara dan Bener Meriah serta kafe dan tempat-tempat hiburan di wilayah timur, tengah, dan barat Aceh Utara.

“Sasaran kita juga terhadap pasangan nonmuhrim yang berkumpul bersama, atau pelanggaran syariat Islam lainnya pada malam pergantian tahun,” kata Tgk Mursalin. Disebutkan, razia dan patroli akan dilakukan setelah magrib sampai pukul 02.00 WIB dini hari. Patroli itu dilakukan karena rawan terjadi pelanggaran syariat Islam. “Biasa kami bergabung dengan polisi. Tapi, jika mereka ada kegiatan, kita sudah siapkan petugas,” katanya.(jaf)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved