Bencana Beruntun di Tanah Air, Ribuan Jamaah Doa dan Zikir Akbar di Meureudu Bercucuran Air Mata

Doa yang dipanjatkan itu juga untuk mengenang para syuhada yang telah mendahului pada musibah gempa bumi dan tsunami Aceh.

Bencana Beruntun di Tanah Air, Ribuan Jamaah Doa dan Zikir Akbar di Meureudu Bercucuran Air Mata
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Jamaah tampak larut dalamdoa dan zikir. 

Laporan Abdullah Gani I Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Sekitar 7.000 jamaah dari berbagai kecamatan di Pidie Jaya (Pijay), Senin (31/12/2018) malam larut dalam zikir dan doa agar teehindar dari musibah di Lapangan Bola Kaki Meureudu

Doa dipimpin Tgk H Muhammad Baidhawi (Abiya) yang juga Wakil Direktur (Wadir) Pesantren Mahdhatul Ulum Diniyah Islamiah Mesjid Raya (Mudi Mesra) Kecamatan Samalanga-Bireuen.

Baca: Dalam Pidato Tahun Barunnya, Kim Jong Un Beri Peringatan untuk Amerika Serikat

Baca: Dari Tomat hingga Jamur, Ini 10 Makanan yang Bisa Jadi Pilihan Untuk Membuatmu Tampak Awet Muda

Selain masyarakat luas dari berbagai desa, kegiatan tersebut juga turut dihadiri sejumlah pemuka agama termasuk pimpinan dayah.

Doa dan zikir yang diprakarsai Majelis Taqlim Sirul Mubtadin, Tastafi, CV Maar Group dan HUDA juga ikut dihadiri Wabup Pijay H Said Mulyadi.

Abiya dalam tausiah berlangsung sekitar 1,5 jam pada intinya mengajak jamaah untuk lebih taat lagi beribadah kepada Allah swt.

Tgk H Muhammad Baidhawi (Abiya) yang juga Wakil Direktur (Wadir) Pesantren Mahdhatul Ulum Diniyah Islamiah Mesjid Raya (Mudi Mesra) Kecamatan Samalanga-Bireuen menyampaikan tausiah.
Tgk H Muhammad Baidhawi (Abiya) yang juga Wakil Direktur (Wadir) Pesantren Mahdhatul Ulum Diniyah Islamiah Mesjid Raya (Mudi Mesra) Kecamatan Samalanga-Bireuen menyampaikan tausiah. (SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI)

Musibah demi musibah yang terjadi di atas pemukaan bumi, kata Abiya, hanya karena atas “perimintaan” dari penghuni bumi itu sendiri.

Banyak manusia tak lagi mengenal Allah swt sebagai Sang Pencipta sehingga dalam kehidupan melakukan hal-hal yang dimurkai-NYA.

Abiya Muhammad Baidhawi mengajak para orang tua agar membimbing anak dan anggota keluargnya di jalan Allah.

Baca: NASA Sebut Erupsi Gunung Agung Bisa Selamatkan Kelangsungan Hidup Umat Manusia di Bumi

Hidup ini sangat singkat, akhirat kelak yang kekal baqa, paparnya.

Doa yang dipanjatkan itu juga untuk mengenang para syuhada yang telah mendahului pada musibah gempa bumi dan tsunami Aceh 14 tahun silam dan kepada umat Islam di tanah air yang mengalami musibah.

Ketua Umum Sirul Mubtadin Pijay Waled Muhammad Jafar Yunus, dalam sambutannya juga mengajak umat Islam khususnya di Pidie Jaya untuk bergabung dengan Sirul Mubtadin.

Keberadaan majelis taklim tersebut di Pijay saat ini telah memiliki jamaah mencapai ribuan orang.

"Perbanyaklah berzikir kepada Allah SWT dalam berbagai kesempatan dan dimana pun kita berada," ujar Waled Jafar.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved