Penyebar Video Hoaks Ma’ruf Pakai Pengacara

Pria berinisial S, tersangka penyebar video editan calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin berkostum sinterklas

Penyebar Video Hoaks  Ma’ruf Pakai Pengacara
SERAMBI/MASRIZAL
Ketua TKD Aceh, Irwansyah menyambut keluarga S, tersangka penyebar video hoaks cawapres RI nomor urut 02, KH Ma'ruf Amin yang berkostum sinterklas mendatangi Kantor TKD Aceh di Batoh, Banda Aceh, Sabtu (29/12). SERAMBI/MASRIZAL 

BANDA ACEH - Pria berinisial S, tersangka penyebar video editan calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin berkostum sinterklas saat mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2019, mengandeng pengacara lokal untuk mendampinginya menghadapi proses hukum di Polda Aceh.

Salah satu pengacara S, Kasibuan Daulay SH, yang ditanyai Serambi, Selasa (1/1) membenarkan bahwa dia bersama rekan-rekannya telah bersedia mendampingi tersangka S menghadapi proses hukum. Kasibuan bersama rekannya, Nourman Hidayat SH juga telah bertemu dengan tersangka di Mapolda Aceh.

“Kita memang diminta oleh keluarga dan kita sudah ketemu dengan tersangka dan beliau juga meminta kita untuk jadi penasihat hukum beliau selama proses hukum yang beliau sedang hadapi,” kata Kasibuan.

Meskipun Kasibuan dan Nourman sam-sama berstatus sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh, tapi dalam penanganan kasus itu pihaknya bukan pengacara dari kubu Prabowo-Sandi, melainkan secara prefosional dari Kantor Advokat Kasibuan Daulay SH & Rekan.

“Selain karena kewajiban profesi, kita lihat kasus ini unik karena pelapornya juga langsung dari pusat. Kita ingin agar kepolisian profesional dalam bertindak,” katanya.

Kasibuan juga menyampaikan, dalam pendampingan hukum pihaknya akan melihat apakah penangkapan tersangka ada unsur politik dan pihaknya juga ingin memastikan apakah ada kepentingan pihak-pihak tertentu dalam penindakan terhadap tersangka.

Sejauh ini, Kasibuan mengaku belum bisa memastikan latar belakang kliennya menyebar video hoaks Ma’ruf Amin di media sosial. “Kita belum bisa memastikannya karena BAP pemeriksaan beliau juga belum kita dapat dari penyidik maupun dari tersangka,” ujarnya.

Tapi dari hasil wawancara yang dilakukan pihaknya dengan tersangka S, Kasibuan mengatakan penyebaran itu dilakukan karena iseng serta terdorong oleh konten video tersebut. Menurut Kasibuan, video itu sendiri diperoleh tersangka dari Facebook.

“Menurut penilaian beliau ada sesuatu nilai yang kurang pas di sana,terkait ucapan selamat natal dari ulama, sehingga beliau bermaksud melakukan nahi mungkar. Menurut beliau tidak ada kepentingan politik maupun kepentingan lainnya,” ungkap Kasibuan.

Untuk diketahui, tersangka S, pria asal Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara ditangkap Tim Satreskrim Polres Lhokseumawe, Rabu (26/12/2019) atas kasus penyebar video editan calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin berkostum sinterklas. Saat ini kasus itu ditanggani Polda Aceh.

Sebelumnya, tersangka S juga telah meminta maaf kepada Ma’ruf Amin dan pihak lain yang dirugikan melalui surat yang ditulisnya dari balik jeruji besi. Tak hanya itu, pihak keluarga tersangka juga telah mendatangi Kantor Tim Kampanye Daerah (TKD) Aceh untuk Jokowi-Ma’ruf Amin untuk meminta bantuan agar persoalan itu cepat diselesaikan.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved