Sudah Bolong-bolong, Jembatan Gantung di Pedalaman Pidie Ini Mulai Mengkhawatirkan

Jembatan gantung itu merupakan salah satu jalur alternatif antar desa setempat. Tanpa jembatan ini, warga harus memutar sejauh sekira 5 kilometer

Sudah Bolong-bolong, Jembatan Gantung di Pedalaman Pidie Ini Mulai Mengkhawatirkan
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
KETUA Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima melihat kondisi jembatan gantung di Gampong Lagang-Meutareum Kecamatan Mila, Pidie, Kamis (3/1/2019). 

Laporan : Nur Nihayati| Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebuah jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Lagang dan Metareum, Kecamatan Mila, Pidie, sejak beberapa waktu lalu dalam kondisi rusak.

Jembatan gantung beralas papan itu sudah bolong-bolong, karena banyak papannya telah lapuk dan copot.

Keadaan ini sangat mengkhawatirkan para masyarakat pengguna fasilitas tersebut, terutama anak sekolah setiap pagi menggunakan jembatan itu untuk pergi dan pulang.

Keadaan salah satu jembatan di pedalaman Pidie ini diungkap oleh Ketua Komisi C DPRK Pidie, Drs Isa Alima.

"Kita khawatir bisa terperosok ke sungai sangat dalam. Untuk itu diminta Pemkab Pidie untuk segera menanganinya," kata Isa Alima saat meninjau kondisi jembatan tersebut, Kamis (3/1/2018).

Baca: Abusyik Kecewa Jalan Simpang Beutong-Laweung tak Sesuai Harapan: Dikeuneuk Peulaku Geutanyoe

Baca: Baru Selesai Diaspal, Jalan Padang Tiji - Reubee Dipenuhi Kotoran Sapi, Begini Tanggapan Abusyik

Dikatakan, jembatan gantung itu merupakan salah satu jalur alternatif antar desa setempat.

Tanpa jembatan ini, warga harus memutar sejauh sekira 5 kilometer lebih.

Maka itu tiap pagi ramai warga melewatinya jembatan itu meski rawan terperosok.

Penjelasan Kadis PUPR

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Ir Samsul Bahri dimintai tanggapan oleh Serambinews, Kamis (3/1/2018) mengatakan, saat ini dirinya belum tahu apa-apa soal kondisi jembatan di Pidie.

Namun begitu, Samsul mengaku jika itu sifatnya mendesak akan diprioritaskan pembangunannya.

"Jika tidak dialokasikan dalam anggaran tahun ini, kita akan usul dalam anggaran perubahan nanti," demikian Samsul Bahri, Kadis PUPR Pidie.

Untuk diketahui, Samsul Bahri baru dilantik sebagai Kadis PUPR Pidie pada, Senin (31/12/2018) lalu.

Ia merupakan salah satu dari delapan pejabat eselon II hasil lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilantik oleh Bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik, di opproom Setdakab Pidie, Senin (31/12/2018).(*)

Baca: Abusyik Lantik Pejabat Hasil Lelang

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved