Tujuh Personel Polsek Bendahara akan Disidang

Kasus dugaan penganiayaan Mahyar bin Usman (31) oleh oknum personel Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, hingga saat ini masih terus

Tujuh Personel Polsek  Bendahara akan Disidang
IST
Ilustrasi Polisi 

* Terkait Dugaan Penganiayaan Warga

BANDA ACEH - Kasus dugaan penganiayaan Mahyar bin Usman (31) oleh oknum personel Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, hingga saat ini masih terus ditangani tim Polda Aceh dan juga Polres Aceh Tamiang. Kabar terbaru, ketujuh personel itu telah diproses secara hukum dan akan segera disidangkan.

Hal itu disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Aceh, Senin (31/12) lalu. “Pada kesempatan ini dapat kami informasikan terkait perkembangan penanganan terhadap kasus pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri oleh tujuh personel Polsek Bendahara, Polres Aceh Tamiang,” kata Irjen Rio.

Menurut Kapolda, tujuh personel Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, itu telah diproses hukum terkait dugaan penganiayaan terhadap Mahyar bin Usman (31) yang meninggal pada 23 Oktober 2018. “Terhadap tujuh personel yang diduga terlibat penganiayaan sehingga menyebabkan kematian Saudara Mahyar pada 23 Oktober 2018 telah dilakukan proses hukum,” kata Irjen Rio.

Seperti diketahui, pada 23 Oktober lalu, Mahyar ditangkap personel Polsek Bendahara, karena ditengarai terlibat dalam kasus peredaran narkoba. Tak lama setelah ditangkap dan diinterogasi, Mahyar meninggal. Ditengarai, almarhum mendapat perlakuan tidak baik bahkan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum personel polsek tersebut.

Kematian Mahyar kemudian menyulutkan emosi warga yang berujung pada pembakaran mapolsek tersebut. Sehari setelah itu, Kapolda Aceh, Irjen Rio S Djambak mengakui adanya kekeliruan anggota Polsek Bendahara dalam kasus tersebut. Karena itu, atas nama Kapolri dan pribadi, Irjen Pol Rio S Djambak juga telah menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada keluarga almarhum Mahyar.

Dalam konferensi pers akhir tahun Senin (31/12) lalu, Irjen Rio dengan tegas mengatakan, setelah menjalani proses hukum, ketujuh personel polsek tersebut juga akan menjalani sidang. “Selanjutnya terhadap personel tersebut akan dilakukan persidangan. Adapun terduga pelanggar akan dikenakan pasal berbeda-beda, sesuai dengan dengan keterlibatannya dalam perkara tersebut,” pungkas Kapolda Aceh, Rio S Djambak. (dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved