Sarkawi: Hentikan Aktivitas Pacuan Kuda Saat Adzan Berkumandang, Jangan Ada Judi, Jangan Ada Sesajen

Plt Bupati Bener Meriah, Sarkawi menegaskan bahwa segala aktivitas yang diselenggarakan selama kegiatan pacuan kuda, segera dihentikan ketika adzan.

Sarkawi: Hentikan Aktivitas Pacuan Kuda Saat Adzan Berkumandang, Jangan Ada Judi, Jangan Ada Sesajen
SERAMBI/BUDI FATRIA
Empat joki cilik memacu kudanya dalam lomba Pacuan Kuda Tradisional di Lapangan Blang Bebangka, Pegasing, Aceh Tengah. Pacuan kuda ini merupakan tradisi masyarakat Gayo yang masih bertahan hingga saat ini. SERAMBI/BUDI FATRIA 

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Plt Bupati Bener Meriah, Sarkawi menegaskan bahwa segala aktivitas yang diselenggarakan selama kegiatan pacuan kuda, segera dihentikan ketika adzan berkumandang.

"Pacuan kuda adalah even paling utama untuk memeriahkan HUT Kabupaten Bener Meriah yang ke-15 ini, karena itu kami menghimbau para peserta dapat mengikuti perlombaan ini dengan semangat sportivitas yang tinggi," kata Sarkawi.

"Kepada panitia, kami berharap pada saat adzan berkumandang, segera hentikan seluruh aktivitas pacuan kuda, sebagai pertanda kita menghormati nilai-nilai keagamaan yang islami," tegasnya lagi, ketika membuka even pacuan kuda di lapangan Sengeda, Senin (7/1/2018).

Baca: Tiga Wakil Aceh dari Bireuen, Bener Meriah, dan Takengon Lolos ke Liga Dangdut Indonesia 2019

Baca: Ini Kasus yang Dominan di Bener Meriah Selama Tahun 2018

Baca: Menjelang Pembacaan Vonis, Ahmadi Berpesan ke Plt Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi, Ini Harapannya

Menurutnya, kegiatan pacuan kuda telah menjadi tradisi dan bagian dari peradaban masyarakat Gayo. Sehingga sering disebut sebagai kebudayaan yang telah mengakar di masyarakat. Untuk itu ia berpesan agar kebudayaan tersebut tidak dicemari oleh sikap tidak terpuji.

“Tidak boleh ada perjudian, tidak boleh ada peredaran miras dan narkoba, dan tidak boleh ada sesajen supaya kudanya menang. Yang penting adalah bagaimana kita melaksanakan pacuan kuda ini dengan penuh persaudaraan, persaingan yang sehat, dan menyenangkan," pungkasnya.(*)

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved