Satpol PP Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Pase Lhokseumawe

Sedangkan lapak tidak ada pemiliknya, langsung dibongkar Satpol PP atau dipindahkan dari badan jalan.

Satpol PP Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Pase Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Personel Satpol PP memindahkan lapak pedagang di Jalan Pase, Senin (7/1/2019). 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Satpol PP bersama petugas Disperindagkop Lhokseumawe, membongkar puluhan lapak pedagang di sepanjang Jalan Pase, Senin (7/1/2019).

Pantuan Serambinews.com, proses pembongkaran berjalan lancar.

Bagi pemilik lapak yang ada di lokasi, maka lapak dibongkar sendiri.

Sedangkan lapak tidak ada pemiliknya, langsung dibongkar Satpol PP atau dipindahkan dari badan jalan.

Baca: Pengusaha Kaya yang Pesan Vanessa Angel Rp 80 Juta Berinisial R Usia 45 Tahun, Kenapa Tak Dijerat?

Baca: Saat Tebar Jaring Ikan, Warga Lawe Sigala-gala Jatuh, Hanyut, Lalu Hilang Ditelan Arus Sungai Alas

Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe Dr Irsyadi, menyebutkan, beberapa hari sebelum dilakukan pembongkaran, Disperindagkop telah menyurati seluruh pedagang yang membuka lapak sepanjang Jalan Pase, baik pedagang compact disc (CD), pedagang buah, pedagang nasi, maupun pedagang bandrek.

Isi surat Disperindagkop, khusus pagi pedagang yang membuka lapak di depan pasar buah, agar membongkar lapak secara permanen.

Sedangkan yang membuka lapak di depan terminal labi-labi (semuanya penjual bandrek), tetap bisa membuka lapak di posisi semula, yakni hanya mulai sore hingga malam hari.

“Sedangkan usai berjualan pada malam hari, maka rak dan peralatan berdagang lainnya harus dipindahkan. Tidak seperti selama ini, usai berdagang, rak pedagang bandrek tetap di letakkan di badan jalan depan terminal labi-labi,” ujar Irsaydi.

Menurut Irsyadi, sesuai surat Disperindagkop, maka batas waktu bagi pedagang untuk memindahkan lapak di Jalan Pase adalah hari ini.

“Karena kita pantau pedagang tidak mau pindah, makanya kita bongkar,” pungkasnya.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved