Objek Wisata Tapaktuan Tapa Ditutup Sementara

Objek Wisata Tapaktuan Tapa di Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan untuk sementara

Objek Wisata Tapaktuan Tapa Ditutup Sementara
SERAMBI/TAUFIK ZASS
KONDISI anjungan menuju Objek Wisata Tapaktuan Tapa di Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan ditutup sementara akibat lantai anjungan menuju lokasi Tapak porak - poranda dihantam gelombang besar, Senin (7/1).

* Lantai Anjungan Rusak belum Diperbaiki

TAPAKTUAN - Objek Wisata Tapaktuan Tapa di Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan untuk sementara ditutup karena lantai anjungan menuju lokasi Tapak porak-poranda dihantam gelombang besar. Hingga kini kerusakan itu belum diperbaiki.

Amatan dan informasi yang dihimpun Serambi, belum lama ini gelombang kuat setinggi 10 meter lebih merusak hampir seluruh sarana menuju objek wisata yang selesai dibangun tahun lalu itu dengan anggaran Rp1,5 miliar.

Jalan menuju lokasi Tapak tidak dapat lagi dilalui oleh wisatawan, sebab papan alas sudah copot dan terbawa ombak. Selain itu, anjungan utama juga sudah rubuh, bahkan tiang penyangga pondasi pun turut patah.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Halimatussakdiah SE, dalam suratnya tertanggal 28 Desember 2018 yang ditujukan kepada Pengelola Objek Wisata Tapaktuan Tapa sudah memberitahukan perihal penutupan sementara objek wisata dimaksud.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa sehubungan telah terjadi bencana alam (gelombang laut besar dan badai kencang) yang mengakibatkan terjadinya kerusakan pada Anjungan Objek Destinasi Tujuan Wisata (ODTW) Tapaktuan Tapa, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan menutup sementara ODTW Tapaktuan Tapa. “Hal ini demi keselamatan pengunjung dan akan dibuka kembali setelah anjungan itu diperbaiki,” kata Halimatussakdiah dalam dalam surat dimaksud.

Sejumlah pengunjung objek wisata Tapaktuan Tapa mengaku kecewa karena kerusakan itu hingga kini belum diperbaiki. Pasalnya, mereka datang jauh-jauh untuk melihat langsung kondisi Tapaktuan Tapa yang sudah melegenda tersebut.

“Ya, kami sangat kecewa karena kami tidak bisa turun ke lokasi Tapak lantaran anjungan menuju Tapak sudah di pagar dan tidak bisa masuk karena kondisi sebagian besar lantainya sudah hilang disapu gelombang besar,” kata Rahmuddin Lubis, warga asal Sumut kepada Serambi, Senin (7/1).

Rahmuddin yang baru tiba dari Meulaboh dan hendak kembali ke Medan mengaku singgah di lokasi Tapak karena penasaran dengan kondisi Tapak raksasa sebagaimana yang di gembar - gemborkan di media online.

“Ya saya penasaran, mau tahu sebesar mana Tapaktuan Tapa, karena selama ini saya hanya membaca di media online. Namun sayang karena saya tidak bisa turun ke lokasi Tapak karena kondisi lantai anjungannya sudah rusak parah,” ungkapnya.

Dia bersama pengunjung lain berharap Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas terkait segera memperbaiki kerusakan itu, sehingga para pengungjung bisa kembali berselfie dan menikmati susana di lokasi Tapaktuan Tapa itu. (tz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved