Bongkar Pengaturan Skor Liga Indonesia, Ini Kata Waka Satgas Anti Mafia Bola Brigjen Krishna Murti

Brigjen Pol Krishna Murti berharap pengurus maupun perangkat pertandingan yang mengetahui atau terlibat pengaturan skor untuk berani berbicara.

Bongkar Pengaturan Skor Liga Indonesia, Ini Kata Waka Satgas Anti Mafia Bola Brigjen Krishna Murti
Instagram Krishna Murti
Wakil Ketua Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri, Brigjen Pol Krishna Murti. 

SERAMBINEWS.COM, YOGYAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola Mabes Polri masih terus bekerja untuk mengungkap pengaturan skor pada pertandingan-pertandingan di Liga Indonesia.

Wakil Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, mengatakan sampai saat ini sudah ada beberapa orang yang mengajukan diri sebagai justice collaborator.

"Satgas masih bekerja ke segala arah untuk mengungkap apa yang terjadi terkait dengan pengaturan-pengaturan dalam Liga 1, Liga 2, Liga 3 dan maupun yang lain," ujar Wakil Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti.

Pernyataan itu disampaikan Krishna Murti seusai menjenguk Krisna Adi, Rabu (9/1/2019) seperti dilansir dari Kompas.com.

Baca: Heboh Pengobatan ‘Cuci Otak’, Ini Kata Brigjen Krishna Murti yang Pernah Jalani Perawatan Dr Terawan

Baca: Krishna Murti: ‘Wanita Bercadar dan Pria Bercelana Di Atas Mata Kaki Bukan Berarti Teroris’

Satgas Anti Mafia Bola sudah menerima pengajuan diri dari beberapa orang sebagai justice collaborator.

"Sudah beberapa (mengajukan diri sebagai justice collaborator), sudah masuk. Ada yang Banjarnegara, Bangkalan Super," tandasnya.

Brigjen Pol Krishna Murti berharap pengurus maupun perangkat pertandingan yang mengetahui atau terlibat dengan pengaturan skor untuk berani berbicara.

Sebab, menurut dia, upaya ini dilakukan demi perbaikan Sepak bola Indonesia yang lebih baik di masa depan.

"Kami berharap ada pengurus-pengurus, perangkat yang memang karena keterpaksaan atau pernah terlibat, berbicara saja, untuk perbaikan sepak bola Indonesia," kata dia.

Satgas Antimafia Bola dibentuk dengan konsep pertama adalah penegakan hukum.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved