Dinilai Illegal, Walhi Aceh Laporkan Proyek SUTT ke Mabes Polri

Pasalnya, pada saat pembangunan sudah berjalan bahkan hampir selesai tidak boleh lagi ada penerbitan PKS

Dinilai Illegal, Walhi Aceh Laporkan Proyek SUTT ke Mabes Polri
ist
M Nur, Direktur Walhi Aceh 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Proyek pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Sidikalang-Subulussalam di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) lae Kombih, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam tampaknya bakal berbuntut panjang.

Pasalnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh akan membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkan ke Polda, Mabes Polri hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

”Akan kita bawa kasus ini ke ranah hukum,” kata Direktur Walhi Aceh, M Nur dalam siaran persnya kepada Serambinews.com, Rabu (9/1/2019).

Baca: Viral Video Siswa SMK Ramai-ramai Merokok Saat Gurunya Mengajar di Kelas, 4 Fakta Ini Terungkap

Menurut Direktur Walhi M Nur, proyek tersebut diyakini illegal dan cacat prosedur sehingga patut untuk dipersoalkan.

Walhi, kata M Nur akan membuat pelaporan kasus ke provinsi hingga nasional.

Saat wartawan menanyakan laporan itu ke instansi mana saja, M Nur mengaku mereka akan melapor secara resmi ke Polda Aceh hingga Mabes Polri dan KPK.

Tak hanya itu, Walhi juga menyatakan melaporkan kasus proyek di Tahura ke Kementerian Lingkungan Hidup serta ke Kantor Staf Presiden.

Baca: 164 Jamaah Calon Haji Mulai Buat Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa

Menyangkut klaim pihak PT PLN Persero proyek SUTT di wilayah Tahura sudah berizin, menurut M Nur sah-sah saja.

Hal itu kata M Nur bukan berarti dapat dibenarkan sepenuhnya.

Halaman
123
Penulis: Khalidin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved