Aceh Wiki

ACEHWIKI - Lima Warkop Populer dan Nyaman untuk Nongkrong di Idi Aceh Timur

Kelima warkop ini sangat mudah diakses. Posisinya berada di tepi jalan Medan-Banda Aceh, atau di seputaran kota Idi.

ACEHWIKI - Lima Warkop Populer dan Nyaman untuk Nongkrong di Idi Aceh Timur
KOLASE SERAMBINEWS.COM/GOOGLE
Lima Warkop Populer dan Nyaman untuk Nongkrong di Idi Aceh Timur 

"Kita menyajikan segala jenis minuman kopi," ungkap pemilik cafe Flavours Ayah Ishak.

Cafe dengan barista Ubaidillah, Agus, dan Iwan ini juga menyajikan timpan Aceh, sosis, omlet, dan menu makanan lainnya.

Baca: Menikmati Malam di Lapangan Merdeka Langsa, Cocok Buat Bersantai Bersama Keluarga

Cafe Kopi Paste Taufik

Kopi Paste Taufik, Idi Rayeuk Aceh Timur
Kopi Paste Taufik, Idi Rayeuk Aceh Timur (SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI)

Terletak di tepi jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya lewat jembatan Titi Baro, dari arah Medan, di Gampong Seuneubok Bace, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

"Dasarnya saya kelola Kopi Paste dekat jembatan Idi, milik adik saya. Sekarang saya buka sendiri di Simpang Seuneubok Rambong," jelas Taufik.

"Kita sajikan segala menu kopi dari bahan baku kopi Arabika berkualitas," ungkapnya.

Baca: Lokop Tawarkan Wisata Alam Khas Hutan Hujan, Cocok Bagi Anda yang Menyukai Tantangan

Beeje Coffe

Beeje Coffe, Idi Rayeuk Aceh Timur
Beeje Coffe, Idi Rayeuk Aceh Timur (SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI)

Cafe yang menyongsong moto "Start Your Day with a cup of Coffe" ini juga terletak di tepi jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya 300 meter lewat RSUD Graha Bunda jika dari arah Medan, tepatnya di Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

"Kami satu group dengan cafe Kopi Paste, cafe Kopi Paste Taufik, dan yang saya kelola cafe Beeje Coffe," ungkap Wadi owner Beeje Coffe.

"Segmen kita lebih condong ke sanger, karena pelanggan kita dominan memesan sanger daripada menu lainnya. Menu tambahan lainnya, kopi hitam tanpa susu (black Coffe)," jelas Wadi.

Beeje Coffe, jelas Wadi, cabang dari Beeje Coffe Lhokseumawe dan Jogja.

Cafe tanpa WiFi ini juga menyajikan beragam menu makanan seperti Mpek-mpek, Din Sum, dan menu lainnya.

"Cafe kita tidak menggunakan WiFi, agar penikmat kopi lebih rileks dan nyaman selain menikmati kopi, juga untuk berbincang-bincang santai," jelasnya.

Cafe yang dibangun sejak 2016 ini juga, mempekerjakan 10 karyawan yang dibagi dua sip. Sedangkan baristanya yaitu Asun, dan Fauzi. (*)

Baca: Jika ke Tapaktuan, Jangan Lupa Rasakan Sensasi Rujak Kak Ros

Penulis: Seni Hendri
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved