Razuardi: Saya Segerakan Konsolidasi dan Evaluasi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKS, Ir Razuardi Ibrahim MT yang ditemui di ruang kerja Kepala Bagian Hubungan Media Massa

Razuardi: Saya Segerakan Konsolidasi dan Evaluasi
SERAMBI/BUDI FATRIA
Sekretaris Dewan Kawasan Sabang (DKS), Makmur Ibrahim SH MHum didampingi Asisten I Setda Aceh, M Jafar serta Kabag Hubungan Media Massa dan Penyiaran Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Saifullah Abdulgani memberikan keterangan pers terkait pemberhentian Kepala BPKS Sabang, Sayed Fadhil, di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (16/1) sore. Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menunjuk mantan Sekdakab Aceh Tamiang, Razuardi Ibrahim MT, sebagai Plt Kepala BPKS Sabang. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKS, Ir Razuardi Ibrahim MT yang ditemui di ruang kerja Kepala Bagian Hubungan Media Massa dan Penyiaran Biro Humas dan Protokol Setda Aceh seusai konferensi pers kemarin mengaku siap melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya.

“Tugas pertama yang akan saya lakukan selain tugas formal adalah melakukan konsolidasi di dalam dulu untuk melakukan evaluas capaian yang telah dilakukan. Kemudian baru akan kita lakukan tindak lanjut berikutnya,” kata pria kelahiran Bireuen, 9 Desember 1961 ini.

Razuardi mengaku sudah dengar banyak masalah di dalam tubuh BPKS. Razuardi yakin masalah-masalah itu akan mampu dia selesaikan dan capaian tersebut akan disampaikan secara terbuka (transparan).

Menurutnya, masyarakat harus mengetahui apa saja capaian yang telah dilakukan. “Yang paling penting saya pikir, kepercayaan yang diberikan oleh Plt Gubernur Aceh ini harus terimplementasikan. Saya juga akan melaporkan secara berkala capaian-capaian yang telah dilakukan. Kita harus terbukalah, apalagi kepada media,” ujar mantan sekda Bireuen dan mantan sekda Aceh Tamiang ini.

Menurutnya, Sabang itu ibarat sebuah etalase yang harus dipermak sedemikian rupa. “Pulau Sabang adalah etalase yang harus diisi dengan keberagaman potensi Aceh di sana. Kalau kita sepakat dengan etalase, bagaimana kita bangun daya tarik etalase itu,” kata pelukis ini.

Karena itu, dibutuhkan inovasi dalam membangun Sabang. Tapi sebelum itu, Razuardi mengatakan akan menginventarisir terlebih dahulu persoalan-persoalan yang ada di sana. “Pekerjaan ini beda dengan pekerjaan saya sebelumnya, harus ada inovatif,” pungkas lulusan Fakultas Teknik Unsyiah ini.

Siapa Razuardi?
Razuardi akrab disapa Essex. Ia menamatkan S1 Teknik Sipil pada Fakultas Teknik Unsyiah. Darah seni mengalir pada dirinya. Tapi akhirnya ia tak memilih profesi seniman, melainkan PNS. Pada 27 Februari 1989 ia awali karier menjadi pegawai bakti di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Utara. Selang setahun, ia resmi menjadi pegawai negeri sipil.

Magister (S2) Teknik ia raih di Unsyiah dan semakin mantap di dunia birokrasi. Begitupun, sesekali ia gelar pameran karena lukisannya memang banyak. Belakangan, ia ikut fit and proper test, lalu terpilih sebagai Sekretaris Daerah (Sekda Bireuen). Selepas dari Bireuen ia jadi Sekda Aceh Tamiang.

Beberapa bulan terakhir Essex menjadi pelaksana di lingkungan Pemerintah Aceh, lalu kemarin diangkat Plt Gubernur Aceh menjadi Plt Kepala BPKS, menggantikan Dr Sayid Fadhil. (mas/dik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved