Tradisi Unik Pemakaman di Israel, Menguras Rp200 Juta Demi Sepetak Tanah Kubur

Oleh karena itu, mereka yang ingin dimakamkan di pemakaman Yahudi di Israel biasanya harus menunjukkan bahwa mereka

Tradisi Unik Pemakaman di Israel, Menguras Rp200 Juta Demi Sepetak Tanah Kubur
Intisari Online
Pemakaman Yahudi di Bukit Zaitun 

SERAMBINEWS.COM - Bagi orang Yahudi, pemakaman di Israel dianggap sebagai praktik yang sangat berbudi luhur.

Sedemikian rupanya hingga memunculkan kebiasaan untuk memercikkan sedikit tanah dari Israel ke dalam peti mati orang Yahudi yang dimakamkan di tempat lain.

Tradisi penguburan di Israel ini didasarkan pada sejumlah sumber Yahudi.

Yang paling terkenal di antaranya adalah ajaran bahwa selama masa Mesias, semua orang Yahudi akan dibangkitkan dari kematian.

Baca: Aktivis Demo PN Meulaboh

Menurut pernyataan di Midrash, mereka yang dikuburkan di Israel akan dibangkitkan terlebih dahulu.

Sementara mereka yang dikubur di tempat lain akan dibawa ke tanah suci melalui terowongan bawah tanah terlebih dahulu.

Praktek ini berakar pada Alkitab, yang mencatat desakan patriark Yakub, bahwa putranya Joseph bersumpah untuk tidak menguburkannya di Mesir, tetapi menguburnya dengan leluhurnya di Hebron (30 km selatan Yerusalem).

Meskipun menggali mayat seorang Yahudi yang telah dikuburkan biasanya dilarang oleh hukum Yahudi, pengecualian dibuat untuk reinterment di Israel.

Baca: Agen Travel Umrah Tawarkan Paket Kunjungan ke Kediaman Habib Rizieq Shihab di Tanah Suci

Bagi sebagian orang Yahudi, dimakamkan di Israel dianggap sebagai pernyataan simbolis dari ikatan kekal dengan tanah air Yahudi.

Menurut Kementerian Luar Negeri Israel, 1.590 orang yang meninggal di luar negeri dimakamkan di Israel pada tahun 2016.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved