Abubakar Ba'asyir Bebas, Yusril Ihza Mahendra Ceritakan di Balik Keputusan Presiden Jokowi

Keputusan Presiden Joko Widodo menyetujui pembebasan Abubakar Ba'asyir rupanya merupakan inisiatif Jokowi sendiri.

Abubakar Ba'asyir Bebas, Yusril Ihza Mahendra Ceritakan di Balik Keputusan Presiden Jokowi
Via Tribun Jateng/Istimewa
Abu Bakar Baasyir (tengah) didampingi Yusril Ihza Mahendra (kanan) 

Pembebasan Ba'asyir akan dilakukan secepatnya sambil membereskan urusan administrasi pribadi di Kementerian Hukum dan HAM.

Ba'asyir sendiri meminta waktu setidaknya tiga hari ke depan untuk membereskan barang-barangnya di sel.

"Setelah bebas nanti, Ba'asyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim," ujar Yusril.

Sementara itu, anak Ba'asyir, Abdul Rohim merasa bersyukur atas pembebasan ayahnya itu.

 Ia, atas nama keluarga, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya memperjuangkan hak-hak Ba'asyir selama ini.

"Insya Allah, beliau akan tinggal di tempat saya. Ini tidak ada pembatasan, artinya sudah bebas murni," kata Rohim.

Abu Bakar Baasyir divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011.

Putusan itu tak berubah hingga tingkat kasasi.

Ba'asyir yang merupakan pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng itu, terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.(*)

Baca: Usai Acara Debat Pilpres Perdana, Hotman Paris Tantang Jokowi Selesaikan Kasus Hukum Jenny di Bali

Baca: Reskrim Pidie Tetapkan Satu Tersangka Tambahan, Kasus Penimbunan Pupuk Bersubsidi

Baca: Polisi Amankan Tiga Mobil yang Tangkinya Sudah Dimodifikasi di Lhokseumawe  

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Yusril di Balik Keputusan Presiden Jokowi Bebaskan Abubakar Ba'asyir"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved