Dua Pelaku Ilegal Loging Ditangkap

Polres Bireuen menangkap dua pelaku ilegal loging di kawasan Desa Teupin Siron, Gandapura

Dua Pelaku Ilegal Loging Ditangkap
AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK

* Amankan Truk dan 8 Ton Kayu

BIREUEN – Polres Bireuen menangkap dua pelaku ilegal loging di kawasan Desa Teupin Siron, Gandapura, Selasa (15/1) sekitar pukul 23.50 WIB. Selain itu, juga diamankan satu unit truk jenis Colt Diesel bersama delapan ton kayu.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada Serambi Kamis (17/1) kemarin mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat. Di ruas jalan nasional Banda Aceh-Medan sering ditemukan truk mengangkut kayu.

“Berbekal info tersebut, tim operasional yang dipimpin KBO Reskrim Ipda Syafaruddin bergerak ke lapangan. Petugas langsung menuju kawasan Teupin Siron yang merupakan perbatasan Bireuen dengan Aceh Utara,” ungkap Kasat Reskrim.

Sekitar pukul 23.50 WIB, satu unit truk Colt Diesel melintas di kawasal itu. Lalu, anggota meminta kendaraan tersebut untuk berhenti. “Ketika itulah, petugas memeriksa muatan truk yang ternyata berisi kayu berbagai ukuran sudah dibelah, dan beratnya sekitar delapan ton,” sebutnya.

Setelah melihat muatan truk, lanjut Iptu Eko Rendi Oktama, aparat meminta kepada sopir dan rekannya untuk memperlihatkan dokumen terkait pengangkutan, serta asal muasal kayu tersebut. Ternyata, kedua orang ini tidak dapat menunjukkan dokumen.

Akhirnya, kedua pelaku yakni Ras (49), warga Desa Tingkeum Mayang Kutablang, Bireuen, serta Mus (38) sebagai sopir, warga Desa Blang Tarakan, Sawang, Aceh Utara langsung diamankan ke Polres Bireuen untuk pengusutan lebih lanjut. Kecuali itu, petugas juga mengamankan truk bersama delapan ton kayu.

Dari hasil penyelidikan, jelas Kasat Reskrim, kayu yang diangkut berasal dari kawasan hutan Sawang, Aceh Utara hendak dibawa ke Bireuen. “Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti berupa satu unit Colt Diesel serta delapan ton kayu sudah diamankan ke Polres Bireuen,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama menginformasikan, pihaknya juga menciduk dua warga Peusangan, Senin (14/1) sore, karena penambangan tanpa ijin di kawasan Desa Cot Girek, Peusangan.

Dua warga adalah Ir (46) warga Desa Matang Sagoe, Peusangan sebagai pemilik usaha penambangan. Kemudian Muz (19) warga Desa Paya Cut, Peusangan sebagai operator alat berat. Barang bukti yang diamankan di lokasi satu unit alat berat excavator merek Hitachi-EX200 warna orange, dan kertas catatan mobil ke luar.

“Saat ini, pemilik dan operator alat berat bersama barang bukti sudah diamankan ke Polres Bireuen guna pengusutan lebih lanjut. Hal ini kita lakukan setelah Ir sebagai pemilik usaha belum memiliki ijin dari pemerintah,” tegasnya.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved