Hama Wereng Gerogoti Puluhan Hektare Padi di Pidie, Petani Lakukan Semprot Massal

Hama wereng coklat menyerang 25 hektare tanaman padi di Gampong Blang Drang, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie.

Hama Wereng Gerogoti Puluhan Hektare Padi di Pidie, Petani Lakukan Semprot Massal
For Serambinews.com
ILUSTRASI -- Petani di areal sawah Busu, Kecamatan Mutiara, Pidie, Jumat (26/1/2018), melakukan penyemprotan massal dalam membunuh hama WBC. 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Hama wereng coklat menyerang 25 hektare tanaman padi di Gampong Blang Drang, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie.

Hama tersebut menyerang batang, akibatnya dayung tanaman layu yang akhirnya mengering.

Petani sempat gelisah karena serangan hama tersebut kian meluas.

"Serangan hama wereng coklat akibat perubahan iklim yang selalu berubah. Sehingga hama wereng cepat berkembang," kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Pidie, Ir Syarkawi MSi, kepada Serambinews.com, Sabtu (19/1/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan Petugas Penyuluh Pertanian (PPP) bahwa tanaman padi yang telah diserang hama wereng terjadi di Gampong Blang Drang, Kecamatan Glumpang Tiga dan Kecamatan Glumpang Baro.

Baca: Wereng Serang Padi di Aceh Utara

Baca: VIDEO - Tanaman Padi Mulai Diserang Hama Wereng, Petani Gunakan Pestisida

Baca: Serangan Hama Wereng Meluas

Baca: Padi Petani Aceh Timur Diserang Hama Wereng, Tim Gabungan Lakukan Penyemprotan Massal

Juga sebagian lagi terjadi di kecamatan lain.

"Saya bersama penyuluh, Pengamat Hama Penyakit (PHP) dan Babinsa telah turun di Gampong Blang Drang melihat kondisi padi diserang hama wereng," jelasnya.

Untuk mengatasi serangan hama, lanjutnya, petugas memberikan pestisida nabati dengan melakukan demontrasi dengan cara penyemprotan secara massal.

Pestisida menggunakan sedikit kimia, menurutnya, terpaksa digunakan karena serangan hama pada tanaman padi sudah cukup mengkhawatirkan.

Sebab, jika tidak memakai pestisida, maka tanaman padi itu akan hangus akibat diserang hama. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved