Perdana Menteri Mahathir Mohamad Bertindak Tegas, Larang Atlet Israel Ikut Turnamen di Malaysia

Mahathir berkata, adalah hak sebuah negara untuk menutup wilayahnya bagi warga negara tertentu.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad Bertindak Tegas, Larang Atlet Israel Ikut Turnamen di Malaysia
Foto: AFP
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad 

Mahathir berkata, adalah hak sebuah negara untuk menutup wilayahnya bagi warga negara tertentu.

Dia mengklaim banyak pemerintahan jatuh karena membiarkan orang asing masuk.

Selain itu, dia menuturkan Israel dan Malaysia tidak mempunyai hubungan diplomatik, dan memaparkan Tel Aviv telah membuat banyak kesalahan.

Baca: Wanita Lumpuh Dari Desa Harus Ditandu 6 Km demi Berobat ke Kota

Baca: Citra Satelit Ungkap Rusia Tempatkan Rudal Nuklir di Dekat Wilayah Ukraina 

Baca: Mahathir Mohamad: Malaysia Tidak Bisa Menerima Hak-hak LGBT dan Pernikahan Sesama Jenis

"Namun mereka dengan bebas melenggang begitu saja karena tidak ada yang berani mengatakan apapun tentang mereka," kata Mahathir.

PM yang pernah menjabat pada periode 1981-2003 itu lalu mendapat pertanyaan apakah adil menghukum warga Israel atas perbuatan pemerintahannya.

Dia menjawab mayoritas warga Israel mendukung kebijakan pemerintahnya.

"Kami tak perlu menunjukkan sikap bersahabat kepada mereka (Israel)," tegas Mahathir Mohamad.

Baca: Studi Terbaru: Lebih dari 250 Ribu Orang akan Meninggal Dunia Akibat Perubahan Iklim

Baca: Sembuh dari Lumpuh, Aminudin Penuhi Nazar Berjalan Sejauh 2.961 Km Demi Mencium Kaki Ibunya

Baca: Mahathir Mohammad Sebut Tidak Ada Negara yang Berhak Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Sebelumnya, seorang perenang Israel ditolak masuk ke Malaysia untuk mengikuti Kejuaraan Para Renang Dunia pada 29 Juli hingga 4 Agustus.

Kejuaraan yang bakal diikuti oleh 70 negara itu menjadi salah satu kualifikasi mengikuti Paralimpiade di Tokyo 2020 mendatang.

Sikap Kuala Lumpur itu kemudian mendapat tanggapan dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Emmanuel Nahshon yang mengecam kebijakan tersebut.

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved